15 June 2021, 16:42 WIB

PLN Targetkan PLTA Asahan Sumut Rampung 2024


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

PERUSAHAAN Listrik Negara (PLN) tengah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan 3 yang berkapasitas 2x87 Mega Watt (MW). Proyek strategis nasional ini terletak di Kabupaten Asahan dan Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

Direktur Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, M Ikhsan Asaad menuturkan, proyek PLTA ini ditargetkan beroperasi pada Maret 2024. Adapun, pembangunan PLTA ini memiliki nilai investasi sebesar Rp5 triliun.

“Proyek ini juga wujud nyata transformasi PLN melalui aspirasi Green, dengan terus meningkatkan bauran energi baru terbarukan (EBT), seiring dengan terus bertumbuhnya kebutuhan energi listrik,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (15/6).

Ikhsan mengatakan, pada Februari lalu, sungai Asahan telah berhasil dialihkan ke river diversion channel atau saluran terbuka, sehingga pembangunan bendung gerak (intake weir) dapat segera dilaksanakan.

 

"Sementara pada sisi hilir, pekerjaan ekskavasi rumah pembangkit bawah tanah (power house) yang dimulai sejak Juni 2020, telah dinyatakan selesai pada Mei 2021,” terang Ikhsan.

Perlu diketahui, power house merupakan bangunan utama tempat beroperasinya turbin dan generator dan berada di bawah tanah pada kedalaman lebih kurang 150 meter. Ikhsan menambahkan, pekerjaan terowongan bawah tanah (tunnel) secara keseluruhan telah dicapai sepanjang 3,8 km dari total 7,8 km yang akan dikerjakan.

Ikhsan menjelaskan, kondisi geologis dan terbatasnya ruang bawah tanah di area power house menjadi tantangan PLN dalam proses pelaksanaan pekerjaan dan harus diperhitungkan secara tepat, sehingga pekerjaan ini bisa dilaksanakan secara aman tanpa adanya kecelakaan pada pekerja.

"Dengan selesainya proses eskavasi power house ini, maka salah satu tahap kritis pada pembangunan proyek PLTA Asahan 3 telah berhasil dilewati dan akan dilanjutkan ke tahap pekerjaan power house selanjutnya, yang ditandai dengan peletakan batu utama dan beton pertama pada 10 Juni 2021,” sambungnya

Menurutnya, dengan beroperasinya PLTA Asahan 3 dengan total kapasitas 174 MW, maka bisa terjadi efisiensi yang signifikan. 

"Tentunya dapat menurunkan biaya pokok penyediaan tenaga listrik di Sumatera Utara serta meningkatkan pelayanan PLN kepada konsumen dengan penyediaan energi listrik yang lebih andal dan efisien," pungkasnya. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT