12 June 2021, 22:13 WIB

PLN : Stasiun Pengisian Listrik Umum Mobile Bikin Hemat Energi


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

Perusahaan Listrik Negara (PLN) meresmikan Stasiun Pengisian Listrik Umum Mobile (SPLU-M) pada 10 titik di sepanjang ruas jalan kawasan Car Free Night Kota Jambi, Jambi, pada Senin, (7/6) lalu. Hal ini sebagai bentuk dukungan PLN dalam merealisasikan Jambi Smart Green City.

"Ini tujuannya bukan untuk boros energi listrik melainkan untuk hemat energi. Seperti ini tadi kita akan menghemat biaya BBM ketika kita beralih ke SPLU-M dan untuk biaya yang dikeluarkan akan jauh lebih hemat," tutur General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (UIW S2JB) Bambang Dwiyanto dalam keterangannya, Sabtu (12/6).

Dia menjelaskan, dengan adanya listrik PLN dapat menggantikan penggunaan gas 3 kg dan penggunaan genset yang menghabiskan biaya Rp15 ribu per hari, jika dikonversikan ke dalam kWh listrik, biaya 15 ribu diperkirakan bisa digunakan selama 4 hari.

Sekretaris Daerah Kota Jambi Budidaya menyambut baik upaya PLN atas pemasangan SPLU-M yang diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Kami mengapresiasi langkah PLN ini untuk memfasilitasi masyarakat dalam memenuhi energi listrik. Harapannya ini bisa digunakan oleh UMKM yang berada di area Tugu Keris ini dan tidak lagi menggunakan genset sebagai tenaga listriknya," ungkapnya.

Sebelumnya, PLN mengaku mendukung ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia. Inovasi yang memudahkan pengguna kendaraan listrik ini, ditandai dengan peluncuran aplikasi PLN Charge.IN pada Jumat (29/1). 

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan (Gatrik) Kementerian ESDM, Rida Mulyana menjelaskan, PLN mendapat penugasan sebagai ujung tombak penyediaan infrastruktur pengisian KBLBB dengan rencana penambahan hingga 24.720 unit SPKLU untuk 10 tahun ke depan.

“Aplikasi charge.IN sebagai aplikasi yang memudahkan para pemilik kendaraan listrik dalam hal pengisian daya. Aplikasi ini dapat menunjukkan lokasi SPKLU maupun besaran pengisian daya. Ini terobosan untuk memudahkan masyarakat segera beralih menggunakan KBLBB,” kata Rida dalam keterangan resmi. (OL-8)

BERITA TERKAIT