09 June 2021, 13:07 WIB

Garuda Janji Bayar Uang Pensiun Dini Karyawannya Per 1 Juli


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

SETAHUN lebih pandemi covid-19 memukul hebat dunia penerbangan, termasuk Garuda Indonesia. Perusahaan pelat merah itu memiliki utang segunung hingga Rp70 triliun. Penawaran pensiun dini pun dilakukan untuk penyesuaian bisnis.

Tawaran pensiun dini karyawan Garuda Indonesia sudah diberlakukan sejak 19 Mei lalu. Maskapai nasional menjanjikan pembayaran pensiun diberikan ke para karyawan yang mengajukan program itu pada bulan mendatang.

Baca juga: Pemerintah Butuh Rp8,6 Triliun untuk Perluasan Palapa Ring

"Perseroan membuka pendaftaran program (pensiun dini) sejak 19 Mei hingga 19 Juni 2021. Adapun pembayaran hak pensiun karyawan akan dilaksanakan mulai 1 juli 2021 secara bertahap kepada karyawan yang telah mendaftarkan diri," tulis manajemen Garuda dalam informasi keterbukaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (9/6).

Program pensiun dini itu dikatakan berlaku untuk seluruh karyawan tanpa batas usia dan tidak ada masa minimum kerja aktif karyawan. Manajemen Garuda menyebut, opsi pensiun dini kepada karyawan tertuang dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) di pasal 64 Tahun 2018-2020 yang telah diperpanjang.

"Perseroan tidak memiliki target jumlah pegawai yang berpartisipasi mengingat program ini bersifat sukarela, dan sampai saat ini belum ditetapkan program lanjutan," sebut Garuda.

Sebelumnya, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia Prasetio mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan skema-skema restrukturisasi perusahaan sebagai bentuk penyelamatan bisnis yang terlilit utang besar.

"Pada saat ini BOD (Board of Directors) sedang mempersiapkan skema-skema restrukturisasi berdasarkan koordinasi dengan kementerian terkait, termasuk dalam hal ini pemegang saham dwi warna. Ada opsi-opsi penyelamatan. Kami mempersiapkan konsolidasi, restrukturisasi, efisiensi dan transformasi Garuda ke depan," ungkapnya seusai pertemuan dengan Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel di Kantor Garuda, Jakarta Pusat, Rabu (2/6). (OL-6)

BERITA TERKAIT