09 June 2021, 01:25 WIB

Barata Indonesia Pasok Turbin PLTU Jawa 9 dan 10


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

PT Barata Indonesia (Persero) berhasil mengantongi kontrak baru pekerjaan komponen turbin untuk Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 9 dan 10 di Cilegon, Banten, senilai Rp187 miliar.

Dalam proyek ini Barata Indonesia akan memasok komponen utama turbin uap berkapasitas total 2x1000 MW (megawatt).

"Kami mengambil proyek strategis nasional dengan memasok komponen utama turbin yang kualitasnya sudah diakui dunia," ujar Direktur Operasi Barata Indonesia Bobby Sumardiat Atmosudirjo dalam keterangannya, Selasa (8/6).

Bobby menjelaskan, untuk proyek PLTU Jawa 9 dan 10, Barata Indonesia akan memasok komponen utama turbin uap yaitu 4 unit Low Pressure Outer Casing dan 2x4 modul Condenser.

Selain itu, Pabrik Komponen Turbin Barata Indonesia yang belokasi di Cilegon ini juga diutarakannya, terlibat dalam Proyek Strategis Nasional Refinery Development Master Project (RDMP) Balikpapan milik Pertamina. Dalam proyek ini, Barata Indonesia memasok 6 pressure vessel dan 5 unit condenser turbin uap.

Berdasarkan catatan kinerja Semester I/2021, Pabrik Komponen Turbin Barata Indonesia juga telah mengantongi kontrak ekspor ke sejumlah pembangkit listrik di antaranya SK Hynix Cheongju dan Icheon ( Korea Selatan), Zhoushan GT 10-30 (China), BQPS III Unit 20 (Pakistan), Unique Meghnagat (Bangladesh) dan lainnya.

Pada tahun lalu, Barata Indonesia, BUMN yang bergerak di bidang Engineering, Procurement & Construction, Manufacturing, dan Foundry membukukan ekspor sekitar Rp133 miliar dalam kurun tiga bulan terakhir April-Juni 2020.

Barata Indonesia melakukan ekspor ke Armenia pada April 2020, kemudian ke Bahrain pada Juni 2020, disusul ekspor komponen pembangkit listrik ke Jerman. (OL-8)

BERITA TERKAIT