08 June 2021, 20:32 WIB

Pangansari Teken MoU dengan PT Amarta Karya di Pertengahan 2021


mediaindonesia.com | Ekonomi

PT Pangansari Utama Food Resources dan PT Amarta Karya (AMKA) menandatangani nota kesepakatan (MoU) terkait penyediaan pangan pada Selasa, 8 Juni 2021. Nantinya, perusahaan yang telah beroperasi sejak 1975 itu bakal menyediakan kebutuhan pangan pekerja PT AMKA.
 
"Pangansari ingin jadi solusi terbaik bagi PT AMKA yang memang bergerak cepat, dengan pengalaman Pangansari selama ini yang merupakan industri terintegrasi di distribusi dan produk makanan," kata Direktur Utama Pangasari Maghfur Lasah dalam sambutannya.

Kerja sama ini berlaku skala nasional pada seluruh proyek Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang konstruksi tersebut. Tidak menutup kemungkinan cakupannya meluas hingga mancanegara.
 
Sinergi antarkeduanya seolah sudah terbentuk sejak lama. Proses teken MoU-nya terbilang cepat, hanya melalui dua kali pertemuan saja.
 
Ditemui di Kantor Pusat Pangansari, Ciracas, Jakarta Timur, Direktur Utama PT AMKA Nikolas Agung SR mengatakan bahwa pihaknya sudah dua kali melakukan pertwmuan dengan pihak Pangansari Utama.  “Kami sudah dua kali melakukan pertemuan. Kita bicara mengenai visi misi, sumber daya, dan potensi-potensi yang kita kerjakan ke depan. Ini merupakan pertemuan ketiga, dan kita langsung lakukan MoU.”
 
Nikolas berharap kerja sama ini terus berlanjut. Pangansari dan PT AMKA digadang mampu menyatukan seluruh potensi masing-masing.

Pengalaman Pangansari di industri pangan dan jasa tidak perlu diragukan lagi. Selama ini, Pangansari tidak hanya menangani konstruksi saja, namun juga industri lain. Seperti perkantoran, manufaktur, minyak & gas, dan lainnya. Ini menjadi salah satu tolak ukur kepercayaan PT AMKA terhadap Pangansari.
 
Sebelumnya, Pangansari juga teken MoU dengan BUMN bidang konstruksi pada April lalu yakni PT Wijaya Karya (WIKA). Pangansari menangani kebutuhan pangan karyawan PT WIKA di mana pun proyeknya berada.
 
Di lain pihak, PT AMKA tengah berkutat dalam proyek Bukit Algoritma. 'Sillicon Valley' ala Indonesia itu akan menjadi salah satu pusat untuk pengembangan inovasi dan teknologi tahap lanjut. Seperti misalnya kecerdasan buatan, robotik, drone (pesawat nirawak), hingga panel surya untuk energi yang bersih dan ramah lingkungan. (RO/OL-10)

BERITA TERKAIT