08 June 2021, 18:30 WIB

Tahun Ini, Pemerintah Pastikan 3 Smelter Baru Siap Beroperasi


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

PEMERINTAH memastikan tiga dari empat fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral (smelter) baru akan beroperasi pada tahun ini. Fasilitas itu terdiri dari tiga smelter nikel dan satu smelter timbal.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ridwan Djamaluddin mengungkapkan dari jumlah tersebut, dua proyek telah rampung 100%. Rinciannya, smelter milik PT Smelter Nikel Indonesia dan smelter Nikel PT Cahaya Modern Metal Industri.

"Pada 2021, ditargetkan terdapat 23 smelter secara keseluruhan," ujar Ridwan dalam keterangan resmi, Selasa (8/6).

Baca juga: PLN Penuhi Kebutuhan Listrik Smelter di Sulawesi

PT Smelter Nikel Indonesia dikatakan sudah berhasil melakukan uji coba produksi. Namun, kegiatan ini terhenti sementara, karena menunggu tambahan dana untuk operasional. Sementara itu, PT Cahaya Modern Metal Industri di Banten sudah mulai kegiatan produksi.

Adapun dua smelter yang masih dalam tahap pengerjaan adalah smelter Feronikel PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di Halmahera Timur, Maluku Utara. Berikut, smelter Prima Citra di Kalimantan Tengah.

Khusus smelter milik Antam, progres pembangunan mencapai 97,7%. Pembangunan proyek ini terkendala pasokan listrik, sehingga belum bisa beroperasi pada tahun ini. Pemerintah berharap pada Juli 2021, instalasi listrik di smelter tersebut akan rampung.

Baca juga: Ada Temuan Cadangan Migas di Kalimatan, SKK Migas: Segera Dibor

"Saya dapat informasi terkahir dari direksi Antam, sudah dilaksanakan lelang (pengadaan listrik). Mudah-mudahan dalam waktu dekat, Juli, akan selesai instalasi listrik di lokasi tersebut," jelas Ridwan.

Menyoroti smelter Prima Citra di Kalimantan Tengah, telah terbangun 99,87%. Saat ini, pemerintah masih menunggu tenaga ahli dari Tiongkok untuk memulai proses smelter pada Juni ini.

Dari total target 23 smelter yang akan beroperasi pada 2021, di antaranya 16 smelter nikel, 2 smelter tembaga, 2 smelter bauksit, 1 smelter besi, 1 smelter mangan, berikut 1 smelter timbal dan seng. Hingga 2024, pemerintah menargetkan 53 smelter beroperasi di Tanah Air.(OL-11)

BERITA TERKAIT