04 June 2021, 17:36 WIB

Diskon Listrik 50% Dihentikan Mulai Bulan Depan


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

PEMERINTAH memastikan tidak memperpanjang program stimulus diskon listrik sebesar 50% kepada pelanggan golongan rumah tangga atau industri yang berdaya 450 VA per Juli 2021.

Penghentian stimulus diskon listrik itu juga menyasar pada pelanggan rumah tangga berdaya 900 VA, yang akan berakhir pada Juni ini. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana menyampaikan, keputusan itu diambil bukan semata dari pihaknya.

"Kami bareng-bareng berdiskusi dengan Kementerian Keuangan sepakat untuk tidak memberikan stimulus listrik sama sekali (per Juli). Itu keputusan secara nasional," ujar Rida dalam konferensi pers virtual, Jumat (4/6).

Rida menyampaikan, program stimulus listrik secara bertahap berubah daya bantuan yang diberikan.Stimulus diskon tarif listrik pada kuartal I 2021, diketahui diberikan sebesar 100% oleh pemerintah melalui PLN untuk pelanggan 450 VA dan 50% untuk pelanggan 900 VA subsidi.

Baca juga: Pemerintah Targetkan Utang BLBI Selesai dalam Tiga Tahun

Lalu, dikuartal II 2021, program diskon daya listrik itu menyusut menjadi 50% bagi pelanggan 450 VA dan pelanggan 900 VA menjadi 25%.

"Di triwulan berikutnya (triwulan III) tidak lagi dibantu negara. Keputusan secara umum ini menyangkut bansos yang lain," ucap Rida.

Sebelumnya memang, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rabu (14/4) menegaskan pemerintah memberikan stimulus listrik hingga Juni 2021, sebagai wujud perlindungan sosial pemerintah kepada masyarakat di tengah pandemi covid-19.

Untuk pelanggan UMKM dan rumah tangga selama periode April hingga Desember 2020, pemerintah sudah alokasikan Rp13 triliun. Sementara antara Januari sampai dengan April 2021, pemerintah sudah kucurkan sekitar Rp4,7 triliun. (OL-4)

BERITA TERKAIT