04 June 2021, 11:07 WIB

Saham Tesla Anjlok Imbas Kemerosotan Penjualan di Tiongkok


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

SAHAM produsen mobil listrik, Tesla (TSLA), turun lebih dari 5% pada perdagangan Kamis (3/6), setelah adanya laporan yang menyebut kemerosotan penjualan yang signifikan di Tiongkok pada bulan lalu.

Dalam laporan itu tertulis pesanan mobil Tesla di Negeri Tirai Bambu menjadi sekitar 9.800 di Mei, anjlok dibandingkan April yang sebesar 18.000 unit kendaraan itu.

Pabrik Tesla di Shanghai, Tiongkok, seharusnya memiliki kapasitas untuk membuat sekitar 500.000 mobil listrik per tahun untuk pengiriman di negara itu dan ekspor ke negara bagian lain di Asia dan Eropa.

Perusahaan kendaraan listrik Elon Musk dikabarkan telah bergulat dengan penarikan dan investigasi keselamatan di Tiongkok. Hal ini berkaitan dengan adanya beberapa kecelakaan mobil Tesla yang dialami masyarakat setempat. Lalu masalah harga dan keluhan soal kualitas kendaraan dari konsumen mobil itu

CEO dari perusahaan riset ekuitas independen Tiongkok JL Warren Capital, Junheng Li, mengatakan, permasalahan soal pesanan mobil Tesla masih akan terus berdampak kedepannya.

"Kami melihat dampak material yang pasti pada merek, pesanan, dan pengiriman Tesla untuk bulan-bulan mendatang, meskipun sulit untuk mengukur secara pasti sejauh mana penurunan, tapi ini didorong oleh kekhawatiran pada fitur keselamatan Tesla, atau meningkatnya persaingan terutama dari pembuat mobil di Tiongkok," ucapnya.

Baca juga: Harga Tesla Naik, Elon Musk: Ada Tekanan dari Rantai Pasok

Perusahaan ekuitas itu memperkirakan, dalam sebuah catatan pada 1 Juni, pesanan Tesla di Tiongkok turun sekitar 30% pada Mei dibandingkan dengan April. Meskipun itu tidak separah penurunan 50% yang dilaporkan oleh The Information.

Tiongkok yang pada tahun lalu tercatat sebagai pasar kendaraan listrik terbesar kedua di dunia, menurut penelitian IEA. Pertumbuhan jangka pendek Tesla sebagian besar bergantung pada kemampuan untuk memproduksi dan menjual mobil dengan sukses di Tiongkok.

Saingan Tesla di Tiongkok, Nio, juga dikabarkan mengalami penurunan pengiriman pada Mei karena kekurangan semikonduktor global yang menghantam bisnisnya. Tetapi pesaing lain, Xpeng, mengatakan telah mengirimkan 5.686 mobil pada bulan Mei mewakili kenaikan 483% tahun-ke-tahun dan peningkatan 10% dari bulan sebelumnya.(CNBC/OL-5)

BERITA TERKAIT