28 May 2021, 18:15 WIB

Munas Kadin Diundur, Arsjad : Kami Terima dan Siapkan Mental


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

CALON Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periods 2021-2026 Arsjad Rasjid mengaku terima keputusan soal diundurnya acara Musyawarah Nasional (Munas) Kadin ke-VIII.

Rencananya agenda itu digelar pada 2-3 Juni di Bali, namun diundur hingga 30 Juni dengan lokasi yang masih belum ditentukan oleh panitia acara Munas Kadin

"Pada dasarnya kami siap kapan pun Munas VIII Kadin akan digelar. Sesuai yang disampaikan Ketua Umum Kadin (Rosan Perkasa) ada permintaan pemerintah agar munas diundur," ungkap Arsjad saat dikonfirmasi, Jumat (28/5).

"Road to Munas Kadin ini sudah seperti marathon dan stamina serta mental kami masih tetap optimal," tambahnya. 

Bos PT Indika Energy Tbk itu juga mengatakan menghormati permintaan pemerintah soal diundurnya munas. Menurut Arsjad, Kadin sebagai partner utama pemerintah dalam mengembangkan dunia usaha dan perekonomian harus tetap berkomunikasi dengan baik. 

Baca juga ; Lokasi Munas Kadin belum Final, Panitia Harap Tetap di Bali

"Ketua umum Kadin yang akan terpilih juga harus terus menjalin komunikasi dengan pemerintah. Karena itu, kami harus menghormati keputusan pemerintah yang sudah pasti dipertimbangkan dengan baik," jelasnya.

Arsjad beranggapan, rencana pengunduran munas tersebut guna mengontrol kasus covid-19. Jika digelar pada awal Juni, maka hal itu dikatakan berdekatan dengan masa arus balik mudik lebaran. 

Pasalnya, jumlah peserta Munas Ke-VIII Kadin pun ditaksir hingga ribuan orang dari berbagai perwakilan daerah yang hadir.

"Awal Juni masih terlalu dekat dengan masa mudik Lebaran. Khawatir ada klaster covid-19 yang disebabkan Munas Kadin tidak hanya berdampak negatif kepada Kadin Indonesia, tetapi juga terhadap perekonomian Indonesia secara menyeluruh," tandas Arsjad. (OL-7)

BERITA TERKAIT