28 May 2021, 17:29 WIB

Megawati Yakin Penerapan SIN Pajak Cegah Korupsi


Cahya Mulyana | Ekonomi

PRESIDEN RI ke-5 Megawati Soekarnoputri mendorong optimalisasi penerimaan negara lewat Single Identification Number (SIN) atau nomor identitas tunggal perpajakan. Selain meningkatkan jumlah penerimaan pajak, program itu diyakini juga mencegah korupsi.

"Dapat mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi, meningkatkan penerimaan negara secara sistemik, mewujudkan proses pemeriksaan yang sistematis dan mencegah kredit macet," ujar Megawati dalam seminar virtual, Jumat (28/5).

Baca juga: Stabilitas Sistem Keuangan RI Masih dalam Kondisi Normal

Pihaknya menilai SIN pajak mampu mewujudkan Indonesia sejahtera. Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu berharap pemerintah segera mengevaluasi kebijakan perpajakan nasional.

"Saya juga berharap pajak dapat menjadi instrumen penting dalam mewujudkan Indonesia yang berdiri di atas kaki sendiri, sebagai bagian dari falsafah Trisakti," pungkas Megawati.

Baca juga: Menkeu: Reformasi Struktural Hasilkan Ekonomi Berkualitas

Rektor Universitas Pelita Harapan Jonathan L. Parapak mengapresiasi pandangan putri dari Soekarno itu. Menurutnya, pajak merupakan instrumen penting bagi kemajuan bangsa.

"Kiranya apa yang disampaikan ini diharapkan mampu membawa kemandirian ekonomi dan kemajuan bagi Indonesia," tutur Parapak.

Adapun pembicara lain yang turut berpartisipasi, yaitu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Mantan Dirjen Pajak Hadi Purnomo, serta Ketua Program Studi Magister dan Doktor UPH Associate Henry Soelistyo Budi.(OL-11)
 

 

 

 

 

 

BERITA TERKAIT