27 May 2021, 19:48 WIB

Per April, Adhi Karya Raih Kontrak Baru Senilai Rp3,6 Triliun


Fetry Wuryasti | Ekonomi

HINGGA April 2021, PT Adhi Karya (Persero) Tbk sudah memperoleh nilai kontrak baru senilai Rp3,6 triliun, atau 14,4% dari target yang ditetapkan sebesar Rp25 triliun.

Direktur Operasi 1 Adhi Karya Suko Widigdo menyebut perseroan tengah mengikuti sejumlah tender. Termasuk, proyek jalan tol JORR Express, berikut pengadaan konstruksi.

Baca juga: Adhi Commuter Properti Kuasai Kawasan di Titik LRT Jabodebek

“Tahun ini kami sedang ikut tender investasi untuk jalan tol JORR Express. Diharapkan akhir tahun ini juga kami ikut proses pengadaan konstruksinya,” jelas Suko dalam konferensi pers virtual, Selasa (25/5).

Perseroan bersama PT Nusantara Infrastructure Tbk dan PT Acset Indonusa Tbk tergabung dalam konsorsium Jakarta Metro Expressway dalam proyek tol JORR Elevated Cikunir-Ulujami. Proyek tol JORR Elevated Cikunir-Ulujami ini bakal menelan investasi besar senilai Rp21 triliun.

Sekretaris Perusahaan Adhi Karya Farid Budiyanto mengatakan kontribusi per lini bisnis pada perolehan kontrak baru per April 2021, yaitu bisnis konstruksi dan energi 89%, properti 10% dan sisanya dari lini bisnis lain.

Baca juga: Bahlil: Investor Bawa Modal dan Teknologi, Izin Urusan Pemerintah

Dari tipe pekerjaan, lanjut dia, perolehan kontrak baru terdiri dari proyek gedung 29%, jalan dan jembatan 29%, serta proyek infrastruktur lain, seperti pembuatan bendungan, bandara, jalan kereta api dan proyek EPC sebesar 42%.

Berdasarkan segmentasi sumber dana, realisasi kontrak baru Adhi Karya berasal dari pemerintah sekitar 70%, BUMN 22 persen, berikut swasta/lainnya 8%.(OL-11)

 

 

 

BERITA TERKAIT