25 May 2021, 11:45 WIB

Gardu Induk Borong Beroperasi, Pasokan Listrik NTT Lebih Stabil


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

PERUSAHAAN  Listrik Negara (PLN) merampungkan pembangunan dan pengoperasian perdana (energize) Gardu Induk (GI) bertegangan 70 kilo Volt (kV) Borong yang terletak di Desa Nangalabang, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan nilai investasi Rp200 miliar.

Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN Syamsul Huda menuturkan, pembangunan GI seluas 12.020 Meter persegi ini akan meningkatkan keandalan Sistem Kelistrikan Flores, terutama kepada pelanggan di Kabupaten Manggarai Timur.

“Dengan kehadiran GI ini, pasokan listrik bagi masyarakat akan lebih stabil dan andal. Guna meningkatkan keandalan suplai listrik ke pelanggan dari Gardu Induk Borong, PLN juga membangun 117 menara jaringan transmisi yang terbentang dari GI Ruteng ke GI Borong,” ujar Huda dalam keterangannya, Selasa (25/5).

Dengan beroperasinya Gardu Induk dan jaringan transmisi ini, sistem kelistrikan di Kabupaten Manggarai Timur terdiri dari Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 40,612 kms (kilo meter sirkuit), Jaringan Tegangan menengah (JTM) 151,09 kms dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) 199,82 kms , serta 82 unit gardu dengan kapasitas 3.870 kVA.

Dalam lima tahun terakhir, Rasio Elektrifikasi Provinsi NTT dilaporkan PLN meningkat sebanyak 29,29% dari sebelumnya 59,02% menjadi 88,31 Persen. PLN mengaku akan berupaya membangun infrastruktur kelistrikan untuk melistriki seluruh desa dan kepala keluarga.

"Dengan makin andalnya sistem kelistrikan dan kualitas listrik yang semakin baik, maka diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang positif, mendorong pertumbuhan perekonomian daerah," tandas Huda. (E-1)

BERITA TERKAIT