14 May 2021, 14:00 WIB

Harga Kripto Ambles Usai Tesla Tak Lagi Terima Bitcoin


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

HARGA cryptocurrency atau mata uang kripto anjlok pada Kamis (13/5) setelah CEO Tesla Elon Musk mengatakan pihaknya akan berhenti menerima bitcoin sebagai bentuk pembayaran pada perusahaan produsen mobil listrik itu.

Pada Kamis pagi, harga mata uang digital seperti bitcoin dan ethereum turun lebih dari 10% selama 24 jam terakhir, menurut situs data pasar crypto CoinGecko.

Baca juga: Belanja Lebaran Bantu Pemulihan Ekonomi Nasional

Harga bitcoin misalnya pada (13/5), anjlok 10,97% menjadi US$49.788. Hal itu menyebabkan kapitalisasi pasar bitcoin ambles di bawah US$1 triliun menjadi US$ 929 miliar. Lalu, harga ethereum juga dilaporkan turun 10,95% menjadi US$3.784.

Pada Rabu (12/5), Elon Musk menyatakan di dalam akun media sosialnya bahwa Tesla tidak akan lagi menerima Bitcoin sebagai pembayaran atas kekhawatiran soal dampak lingkungan yang timbul akibat penambangan Bitcoin, khususnya batu bara.

Baca juga: Jadi Sorotan Elon Musk, Ini Kaitan Bitcoin dengan Perubahan Iklim

"Cryptocurrency adalah ide yang bagus di banyak tingkatan dan kami percaya ini memiliki masa depan yang menjanjikan. Namun, hal ini tidak berarti harus merugikan lingkungan," tulis Musk.

"Tesla tidak akan menerima bitcoin dan kami akan menggunakannya kembali untuk transaksi bila terjadi perubahan proses penambangan yang lebih berkelanjutan," tambahnya.

Bulan lalu, harga bitcoin mencapai rekor tertinggi sebesar US$64.000, karena banyaknya minat pada cryptocurrency yang melonjak. Minat tersebut bahkan memicu lonjakan Dogecoin, salah satu mata uang kripto yang awalnya dibuat sebagai lelucon di internet untuk penggemar kripto. (USA Today/OL-6)
 

BERITA TERKAIT