07 May 2021, 17:55 WIB

MTN II Tridomain Default, TPDM Upayakan Berbagai Cara


Mediaindonesia.com | Ekonomi


KASUS gagal bayar kembali terjadi pada surat utang yang dikeluarkan oleh emiten yang listing di Bursa Efek Indonesia.

Kali ini penundaan pembayaran atas kewajiban pembayaran jatuh tempo surat berharga yang diterbitkannya dilakukan oleh  PT Tridomain Performance Materials Tbk (TDPM).

TDPM   menginformasikan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat (7/5), bahwa masih belum dapat memenuhi kewajiban pembayaran pokok untuk MTN II Tridomain Performance Materials Tahun 2018 (MTN II) yang telah jatuh tempo pada 27 April lalu.

"Saat ini perseroan masih berupaya menyelesaikan kewajiban perseroan serta mempertahankan operasional peseroan karena memiliki kondisi fundamental yang baik," tulis Presiden Direktur TPDM Harsono.

Pihaknya sedang melakukan berbagai upaya untuk memenuhi kewajibannya itu dengan berbagai cara dan tidak terbatas pada refinancing, installment, restrukturisasi dan upaya-upaya lain sesuai ketentuan yang berlaku dan disetujui oleh para pihak.

Sejatinya, perseroan sedang dalam tahap book builiding penerbitan obligasi dan sukuk hingga sebesar Rp1,25 triliun. Rencana penerbitan obligasi dan sukuk itu telah memperoleh rating A dari Kredit Rating Indonesia dan juga ijin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Namun karena ada perkembangan terbaru dimana perseroan belum mampu melunasi pembayaran atas kewajiban MTN 2018, penerbitan surat utang baru itu urung dilaksanakan saat  ini. (E-1)

BERITA TERKAIT