06 May 2021, 16:43 WIB

Hingga Akhir Tahun, Rupiah Diprediksi Rp14.200 per US$


Fetry Wuryasti | Ekonomi

PERGERAKAN nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi menguat pada level Rp14.100-14.200 hingga akhir tahun. Saat ini, rupiah berada di level Rp14.407 per dolar AS.

Analis Fixed Income PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Dhian Karyantono menyebut ada dua faktor yang menyebabkan penguatan rupiah. Pertama, penurunan bunga imbal hasil obligasi AS atau yield US Treasury.

“Tentu ekspektasi yield industri masih bisa pembalikan arah ke level yang lebih rendah, dibanding kondisi sekarang,” ujar Dhian dalam seminar virtual, Kamis (6/5).

Baca juga: Ekonomi RI Kuartal II 2021 Diprediksi Tumbuh Lebih Tinggi

Lebih lanjut, dia menyoroti faktor lain yang mendorong penguatan rupiah ialah kebijakan Bank Sentral AS atau The Fed. Sebab, hal itu membuat kekhawatiran pasar lebih rendah.

“Sehingga, kekhawatiran (kebijakan) The Fed itu lebih rendah. Lalu meminati instrumen market, terutama rupiah itu bisa terjadi di akhir tahun,” imbuhnya.

“Kemungkinan rupiah bergerak di kisaran Rp14.100-14.200 sampai akhir tahun,” tutup Dhian.(OL-11)
 

 

 

 

 

 

BERITA TERKAIT