04 May 2021, 19:15 WIB

Jasa Marga Prediksi Arus Mudik Lebaran Turun 35,9%


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi arus mudik Lebaran pada tahun ini turun 35,9%, jika dibandingkan periode mudik Lebaran tahun lalu. Perseroan memperkirakan 593.185 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek pada 6-12 Mei 2021.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menyebut jika dibandingkan dengan periode 2019, prediksi arus mudik pada tahun ini turun hingga 49,53%. Proyeksi itu tidak lepas dari dampak pandemi covid-19.

"Perseroan memperkirakan arus mudik Lebaran pada tahun ini sebesar 590 ribu kendaraan, yang meninggalkan Jakarta dan sekitar," ujar Heru saat ditemui di kantornya, Selasa (4/5).

Baca juga: Jasa Marga Siap Patroli Udara di Periode Lebaran

Prediksi angka kendaraan itu merupakan hasil kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari beberapa Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama. Rinciannya, GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan), GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur).

Adapun prediksi puncak mudik Lebaran pada 11 Mei 2021, yakni mencapai 109.327 kendaraan. Heru menjelaskan untuk prediksi arus balik pada 15-21 Mei 2021 sebesar 581.224 unit. Proyeksi itu turun 34,5% dari lalu lintas normal pada 2020. 

Baca juga: Presiden: Utamakan Keselamatan Bersama dengan tidak Mudik

Untuk prediksi puncak arus balik, Jasa Marga memperkirakan pada 18 Mei 2021 dengan volume kendaraan 124.100 unit. Perseroran siap mengantisipasi arus kendaraan dengan menyiapkan posko penyekatan sesuai Surat Edaran Satgas Covid-19. Pengawasan penyekatan kendaraan di transportasi darat dilakukan oleh kepolisian.

"Kami mendukung kepolisian untuk penyekatan. Kami juga mempersiapkan rambu-rambu, rubber cone, plastic barrier daan personel, agar terjaga kelancaran lalu lintas," tandas Heru.(OL-11)

BERITA TERKAIT