03 May 2021, 14:05 WIB

Komit Dukung Pengusaha Perempuan, Amartha Dapatkan Pendanaan Baru


Mediaindonesia.com | Ekonomi

TIDAK dimungkiri sampai kini masih sedikit bank ataupun lembaga keuangan di Indonesia atau bahkan dunia yang mengkhususkan diri untuk pendanaan bagi pengusaha perempuan. Apalagi perempuan di pedesaan. Hal itu karena kiprah perempuan masih dipandang sebelah mata oleh sebagian pihak.

Namun hal itu tidak menyurutkan PT Amartha Mikro Fintek (Amartha). Mereka tetap konsisten membantu para pengusaha perempuan Indonesia, terutama di pedesaan. Atas konsistensi itu, saat merayakan ulang tahun ke-11, mereka pun mendapat  kado istimewa dengan mendapatkan pendanaan baru senilai US$28 Juta atau Rp405 miliar dari lembaga yang dipimpin oleh Women’s World Banking Capital Partners II (WWB) bersama dengan MDI Ventures, dan didukung oleh investor lama seperti Mandiri Capital Indonesia, UOB Venture Management.

Baca juga: Kemandirian Finansial Perempuan Bagian Kesetaraan Gender

Mereka dianggap pionir dalam memberdayakan perempuan pengusaha ultra mikro di daerah pedesaan dengan memberikan pinjaman modal usaha berbasis kelompok, mulai dari Rp3 juta hingga Rp10 juta yang disertai dengan pendidikan literasi keuangan dan pelatihan kewirausahaan.

Dengan sistem penilaian yang dikembangkan secara khusus oleh internal Amartha untuk menilai kelayakan kredit dari segmen masyarakat yang tidak terlayani oleh perbankan, mereka memastikan setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan permodalan usaha, bahkan tanpa riwayat kredit atau jejak transaksi digital sebelumnya. Amartha membuka peluang baru bagi populasi perempuan yang tidak terlayani sebelumnya untuk dapat memberikan tambahan penghasilan keluarga dari rumah dan di saat mereka harus mengurus anak.

“Terima kasih kepada seluruh investor dan semua pihak atas dukungan dan kepercayaannya. Apa yang kita lakukan bersama memberikan dampak pada kesejahteraan perempuan di desa dan perekonomian bangsa. Pendanaan baru ini akan memperkuat bisnis Amartha yang berbasis group lending, mempercepat inovasi produk, dan meluncurkan layanan tambahan bagi peminjam dan pendana," ujar Andi Taufan Garuda Putra, Founder & CEO Amartha.

Hadi Wenas, Chief of Commercial Officer Amartha menambahkan bahwa pandemi covid-19 memberikan tantangan bagi semua orang, termasuk mereka. "Dengan ketekunan, kolaborasi, dan visi bersama 'Kesejahteraan Merata untuk Indonesia' kami pulih dengan baik dan memulai perjalanan dengan kenormalan yang baru, dan membangun beragam produk dan layanan untuk sektor usaha mikro."

"Melalui kemitraan dengan WWB, kami akan mampu mengadopsi praktik terbaik dunia dimana perempuan dapat memperoleh manfaat dari teknologi untuk memberdayakan diri mereka sendiri dan keluarga, untuk semakin sejahtera," ujarnya.

Investasi itu kata dia diharapkan dapat menutup kesenjangan gender dalam inklusi keuangan dengan berinvestasi pada penyedia layanan keuangan dengan kinerja terbaik untuk melayani segmen perempuan berpenghasilan rendah, memperluas keragaman gender dalam staf dan tim manajemen mereka, dan memanfaatkan solusi inovatif untuk meningkatkan jangkauan dan keterlibatan masyarakat.

“Kami sangat bangga dapat bermitra dengan Amartha karena terus mengembangkan bisnisnya di pedesaan Indonesia. WWB berdedikasi untuk menutup kesenjangan gender dalam layanan keuangan digital dan kami sangat senang bekerja sama dengan Amartha dalam perjalanannya" ujar Yrenilsa Lopez, Women World’s.

MDI Venture turut berpartisipasi mendukung pendanaan ini dengan bersinergi bersama portfolio lain untuk mendukung upaya digitalisasi dan inklusi finansial di wilayah yang tidak terlayani perbankan di pedesaan.

“MDI melihat adanya potensi yang menjanjikan untuk meningkatkan inklusivitas keuangan. Dengan mengimplementasikan model pembiayaan Grameen Bank yang terbukti sukses, Amartha telah membuktikan bahwa pembiayaan terjangkau bagi masyarakat pedesaan dapat dicapai dengan resiko minimum meskipun dalam kondisi pandemi. MDI harap dengan pendanaan ini, Amartha dapat melanjutkan transformasi bisnisnya untuk melayani masyarakat piramida bawah di Indonesia,” ujar CEO MDI Ventures, Donald Wihardja.  

Selama pandemi, Amartha terus berkembang dan menjadi lebih kuat. Total saldo pinjaman dan penyaluran modal usaha telah melampaui level sebelum adanya pandemi covid-19.  Mereka a juga memperkuat kerjasama dengan beberapa mitra institusi keuangan baru, salah satunya adalah Bank Jatim.

Sejak kemitraan dimulai, dukungan telah tumbuh secara eksponensial dan juga meluas ke bisnis lain. Ke depan, Amartha terbuka untuk kolaborasi dengan pihak manapun yang ingin mewujudkan kesejahteraan merata melalui pemberdayaan perempuan. Hingga saat ini, Amartha telah menyalurkan lebih dari Rp3,55 triliun pinjaman kepada lebih dari 661.369 perempuan pengusaha ultra mikro di lebih dari 18.900 desa di Jawa, Sumatera dan Sulawesi. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT