19 April 2021, 22:31 WIB

Ini Kata Sandiga Soal Larangan Mudik dan Pembukaan Wisata


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meminta masyarakat untuk tidak bingung terkait kebijakan pemerintah terkait pelarangan mudik lebaran, namun di satu sisi tempat wisata diizinkan buka selama periode larangan itu.

"Jangan bingung, mudik tidak diperbolehkan, titik. Patuhi arahan dari pemerintah," kata Sandiaga dalam Media Briefing virtual, Senin (19/4).

Menurutnya, larangan mudik dari 6 hingga 17 Mei berada di kerangka kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro, sehingga dimungkinkan pergi wisata dalam lingkup yang tidak jauh dari tempat tinggal masyarakat.

"Karena ada pembatasan dengan mudik, kami memastikan wisata lokal siap melakukan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin," ungkap Sandiaga.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan, pembukaan tempat wisata di suatu daerah atas izin dari pemerintah daerah (pemda) setempat dengan memperhatikan kasus covid-19.

"Jika angka penularan covid-19 meningkat, maka keputusan menutup tempat destinasi wisata ada di tangan pemda," jelas Sandiaga.

Menparekraf berharap dengan adanya restu pembukaan wisata di saat larangan mudik, tidak menjadi beban pemerintah karena adanya lonjakan kasus covid-19.

 

Pihaknya berjanji akan menindak pengelola tempat wisata, jika diketahui melanggar protokol kesehatan saat pembukaan di masa larangan mudik lebaran.

"Di lapangan implementasinya itu akan dipantau. Kami tidak akan ragu mengambil langkah tindakan agar adaptasi yang kami lakukan bisa terimplementasi," pungkas Sandiaga. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT