19 April 2021, 21:08 WIB

RI Bidik UEA dan Qatar soal Pembukaan Pintu Wisatawan


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

PEMERINTAH Indonesia berencana membuka koridor perjalanan untuk turis atau travel corridor arrangement (TCA) dengan dua negara di Timur Tengah, yakni Uni Emirat Arab (UEA) dan Qatar.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam Media Briefing secara virtual pada Senin (19/8) menyebut rencana pembukaan wisatawan bagi turis kedua negara tersebut sudah disinggung oleh Menteri Luar (Menlu) Retno Marsudi.

"Ibu Menlu menyebutkan UEA dan Qatar. Dua negara ini sampai hari ini tetap melayani penerbangan dari dan ke Indonesia. Sekarang dalam tahap pembahasan tahap lanjut (soal TCA) dan akan difinalisasi menunggu kesiapan lain," ujarnya.

Sandiaga mengatakan, rencana tersebut masih dibahas antara kementerian/lembaga terkait dan pemerintah daerah. Namun, dia tidak menyebut provinsi mana yang bakal ditunjuk sebagai pembukaan turis asing dari UEA dan Qatar.

Politisi Gerindra itu hanya menekankan, pada pertengahan tahun ini, Bali bersiap membuka pintu bagi wisatawan mancanagera. Ada tiga wilayah di Pulau Dewata yang ditunjuk sebagai percontohan atau pilot project dalam TCA, yakni Ubud di Kabupaten Gianyar, Nusa Dua di Kabupaten Badung, dan Sanur di Denpasar.

"Dua negara tersebut dalam pembahasan bersama yang dipimpin oleh Menlu. (Soal Bali) masih on schedule, jika rencana penerimaan turis Juni atau Juli tercapai, harus meningkatkan protokol kesehatan dan (memasifkan) program vaksinasi," jelasnya.

Selain UEA dan Qatar, Sandiaga menuturkan, Polandia dan Ukraina juga direncanakan pemerintah Indonesia untuk pembukaan koridor perjalanan.

"Kami tunggu sesuai dengan pembahasan dan finalisasi travel corridor arrangement dan kesiapan dalam negeri," pungkas Sandiaga. (E-3)

BERITA TERKAIT