16 April 2021, 15:32 WIB

KNKT Berhasi Unduh CVR Pesawat Sriwijaya Air SJ 182


Fani Maulana  | Ekonomi

KETUA Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menjamin lembaganya akan transparan menyampaikan berbagai informasi atas kajian data dari temuan perekam suara kokpit (cockpit voice recorder) pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu 9 Januari lalu. 

CVR yang merupakan salah satu bagian dari kotak hitam alias black box pesawat Sriwijaya SJ 182 itu ditemukan pada Selasa (30/3) pukul 20.00 WIB.

Soerjanto melanjutkan, tim KNKT berhasil mengunduh hasil rekaman memori unit suara cockpit dengan durasi 2 jam. Durasi 2 jam tersebut dihitung mundur dari kejadian kecelakaan ke belakang. 

Dalam rangkaian proses pengunduhan rekaman ada beberapa tahapan, diantaranya proses pencucian dan pelepasan memory unit dari Crash protection box, kemudian dipindahkan ke memory unit yang masih bagus atau dikenal dengan sebutan golden sasis dan baru bisa dilakukan proses pengunduhan data tersebut. 

"Jadi CVR telah kita temukan dari laut kita proses di KNKT untuk diunduh. Proses itu dari pelepasan memori unit dari pesawat yang keras kemudian kita masukkan ke memori unit yang bagus. Istilah kita adalah Golden sasis dah kita saat ini sudah berhasil mengunduh CVR tersebut yang terdiri dari 4 Channel," ujar Soerjanto Jakarta, Kamis (16/4).

Baca juga: Menhub Minta KNKT Segera Investigasi CVR Sriwijaya

Isi rekaman sudah berhasil didengarkan namun tingkat kejernihan suara rekaman masih belum bersih. Menurutnya pihak KNKT masih akan mengembangkan kembali proses penjernihan suara rekaman CVR tersebut. 

"Nantinya tim KNKT akan berdiskusi dengan tim dari Amerika melalui daring pada akhir bulan April untuk membahas temuan tersebut," tuturnya. 

Selanjutnya, tim dari Amerika direncanakan juga akan hadir ke Indonesia pada bulan juni untuk memastikan hasilnya dan dianalisa bersama hingga bisa dipublikasikan kepada keluarga dan masyarakat. 

CVR yang merupakan bagian dari pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 182 ini ditemukan pada Selasa (30/3) pukul 20.00 WIB. Kotak itu ditemukan di dekat Pulau Laki, Perairan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

CVR merupakan salah satu bagian penting dari black box untuk kelanjutan investigasi kecelakaan pesawat. Kotak itu disebut paling tahan benturan dan tahan panas hingga suhu 1.000° C selama 1 jam. Temuan CVR diharapkan dapat mengungkap penyebab kecelakaan yang terjadi pada Pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 182 di perairan kepulauan Seribu pada 9 Januari lalu. (A-2)

BERITA TERKAIT