15 April 2021, 10:43 WIB

Kemenparekraf Gandeng Pengembang Sistem Reservasi Tiket Wisata


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melakukan kerja sama dengan PT Aero Systems Indonesia (Asyst) dalam pengembangan layanan website Indonesia Travel.

Asyst sebagai anak perusahaan dari PT. Garuda Indonesia (Persero) yang bergerak pada pemenuhan solusi teknologi informasi (TI) akan memberikan dukungan, khususnya sistem reservasi tiket pada situs tersebut.

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara kedua pihak dilakukan antara Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya dengan CEO PT Aero Systems Indonesia Achmad Royhan di Gedung Sapta Pesona Kantor Kemenparekraf, Rabu (14/4).

"Secara umum, dalam kerja sama ini nantinya platform yang dihadirkan Asyst akan diintegrasikan dengan website Indonesia Travel yang menghubungkan dengan berbagai sarana transportasi, hotel, serta paket wisata," kata Nia dalam keterangannya, Kamis (15/4).

Lewat kerja sama ini, Kemenparekraf menyebut, nantinya di situs Indonesia Travel, wisatawan tidak hanya akan mendapatkan berbagai informasi tentang berbagai destinasi wisata maupun atraksi, namun juga dapat merencanakan perjalanan mereka hingga menuju lokasi wisata yang diinginkan.

Baca juga:  TWC Gelar Vaksinasi bagi Pelaku Wisata di Candi Borobudur

Beberapa fasilitas sistem reservasi yang terdapat pada situs Indonesia Travel diantaranya booking tiket pesawat, tiket kereta api, booking hotel, dan paket wisata.

Nia menuturkan, melalui penambahan fasilitas ini diharapkan akan memberikan kemudahan bagi wisatawan dalam merencanakan perjalanan mereka hingga menuju lokasi wisata yang diinginkan.

Sementara CEO PT Aero Systems Indonesia Achmad Royhan menjelaskan sistem reservasi tiket merupakan solusi digital guna mendukung program pemulihan dan kemajuan sektor pariwisata dana ekonomi kreatif nasional.

"Pengalaman kami menggabungkan antara travel dan hospitality inilah yang coba kami kolaborasi dengan Kemenparekraf. Bukan hanya tiket pesawat, tapi juga kereta api, hotel, dan juga fitur-fitur lain yang akan kita kembangkan termasuk mendukung UMKM," ucapnya.

"Dan bukan hanya untuk maskapai Garuda Indonesia dan Citilink saja, tapi maskapai serta industri lainnya yang terkait dengan pariwisata," pungkas Achmad.(OL-5)

BERITA TERKAIT