14 April 2021, 22:19 WIB

Sandiaga Dorong Pemda Kemas Potensi Wisata di Sumbar


Insi Nantija Jelita | Ekonomi

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendukung pengembangan wisata berbasis alam dan budaya di Sumatra Barat.

Dia mendorong agar pemerintah daerah setempat mengemas potensi-potensi wisata menjadi lebih berkualitas.

Hal itu disampaikan seusai beraudiensi dengan 11 bupati dan wali kota Sumatra Barat beserta Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade di Jakarta, Selasa (13/4).

"Kita punya kekayaan sumber daya alam dan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif tapi bagaimana kita meningkatkan nilai tambahnya," ucap Sandiaga dalam keterangannya.

Pengembangan potensi wisata ini, lanjutnya, juga perlu diselaraskan dengan pengembangan desa-desa wisata di provinsi yang juga dikenal dengan sebutan Ranah Minang itu. Menurut Sandiaga, desa wisata dapat membuka peluang sektor usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah pandemi covid-19.

Ia mencontohkan pengembangan tersebut dengan diraihnya sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan oleh Desa Wisata Kubu Gadang yang berada di Kota Padang Panjang.

"Pandemi ini akan mengubah peta sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Saya juga akan menyempatkan diri berkunjung ke Sumatra Barat," kata Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Selain pengembangan desa wisata, Sandiaga juga menekankan pentingnya digitalisasi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumatra Barat. Menurutnya, digitalisasi juga berperan penting dalam upaya meningkatkan kualitas sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di sana.

"Ini juga masuk ke dalam pengembangan desa wisata dan juga ekonomi kreatif kedepannya," ucapnya.

Dijelaskan, kesebelas bupati dan wali kota Sumatra Barat yang hadir dalam audiensi dengan Sandiaga adalah Bupati Agam Andri Warman, lalu Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar, Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian, dan Asisten Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Solok, Medison. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT