08 April 2021, 23:31 WIB

Dukung Kelancaran BBM, Ahok Minta Layanan Digital Dioptimalkan


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

KOMISARIS Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam kunjungan kerjanya ke Fuel Terminal (FT) Boyolali Jawa Tengah, Rabu (7/4), meminta layanan digitalisasi optimal dan akurat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam bahan bakar minyak (BBM).

“Sistem pemantauan secara real time ini sangat penting untuk menjamin pelayanan dan kegiatan operasional penyaluran dan penerimaan BBM tidak terganggu,” kata Ahok dalam keterangan resminya, Kamis (8/4).

Dirinya mengaku mengapresiasi implementasi digitalisasi yang telah dijalankan FT Boyolali sebagai percontohan dari fuel terminal lainnya.

“Kami mengapresiasi kesiapsiagaan penyaluran BBM yang dijalankan FT Boyolali melalui sistem pengawasan pendistribusian yang telah berjalan dengan baik," ucap Mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Ahok berharap, sistem digitalisasi tersebut dapat diterapkan di seluruh depot minyak atau terminal bahan bakar minyak (TBBBM) yang terintegrasi dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah, Sylvia Grace Yuvenna mengungkapkan, program digitalisasi merupakan upaya Pertamina dalam memetakan seluruh aspek bisnis hilir agar mendapatkan data dan informasi secara real time.

Selain itu, imbuh Sylvia, digitalisasi juga membantu Pertamina, mulai dari proses penyimpanan dan pengiriman di fuel terminal hingga diterima di SPBU dan dikonsumsi oleh masyarakat atau konsumen.

“Penggunaan sistem digital membuat Pertamina lebih siaga dalam mengirimkan BBM tambahan ke SPBU, tanpa harus menunggu stok BBM habis (auto replenishment system) sehingga meminimalisir terjadinya kelangkaan BBM di SPBU,” tandas Sylvia. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT