08 April 2021, 12:14 WIB

PUPR Kucurkan Rp4 T Garap Infrastruktur Lima DSP


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun infrastruktur untuk pengembangan Destinasi Super Prioritas (DSP) yakni Danau Toba, Borobudur, Lombok, Labuan Bajo, dan Manado-Bitung-Likupang.

Adapun anggaran yang digelontorkan oleh kementerian tersebut ialah Rp4,01 triliun dengan kegiatan pengerjaan infrastruktur sebanyak 108 di 2021. Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono mengatakan pembangunan infrastruktur pada setiap DPSP direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan hingga masalah sanitasi.

“Untuk pariwisata, yang harus diperbaiki infrastrukturnya dengan terpadu, kemudian amenities dan event, baru promosi besar-besaran. Kalau hal itu tidak siap, wisatawan datang sekali dan tidak akan kembali lagi. Itu yang harus kita jaga betul," kata Basuki dalam keterangannya, Kamis (8/4).

PUPR menjelaskan, untuk DPSP Danau Toba di Sumatra Utara, anggaran yang bakal digunakan sebesar Rp1,07 triliun. Dana itu untuk 21 kegiatan di antaranya preservasi jalan dan jembatan Batas Kabupaten Dairi-Dolok Sanggul dan penanganan jalan akses wisata rohani di Kabupaten Samosir.

Kemudian dikatakan juga penataan Kampung Ulos Huta Raja dan Huta Siallaga serta peningkatan kualitas rumah swadaya melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk pondok wisata (homestay).

Selanjutnya anggaran Kementerian PUPR untuk mendukung DSP Borobudur, Jawa Tengah ialah Rp900 miliar untuk 19 kegiatan meliputi konektivitas, pengendali banjir serta sarana dan prasarana penunjang pariwisata seperti preservasi Jalan Pringsurat-Secan-Keprekan. Serta prasarana pengendali banjir Sungai Serang untuk mengurangi risiko banjir kawasan Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) Kabupaten Kulon Progo.

Baca juga: Prabowo Usul Bangun Lapangan Polo di 5 Destinasi Super Prioritas

Selanjutnya, DSP Mandalika di Nusa Tenggara Barat sebesar Rp950 miliar untuk 17 kegiatan di antaranya pembangunan Jalan Bypass Bandara Internasional Lombok (BIL) - Mandalika 2 dan penataan kawasan 3 Gili di Lombok Utara.

Kemudian dukungan infrastruktur Labuan Bajo disebut memakan dana Rp630 miliar untuk 26 kegiatan di antaranya optimalisasi Instalansi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Labuan Bajo, pembangunan pengaman pantai dan Dermaga Loh Buaya di Pulau Rinca, penataan trotoar dan drainase Jalan Soekarno Atas, serta penataan kawasan wisata Goa Batu Cermin.

Terakhir, untuk DPSP Manado-Bitung-Likupang di Sulawesi Utara mencaoai Rp480 miliar digunakan untuk 25 kegiatan di antaranya penanganan Jalan Girian-Likupang dan penataan kawasan Pantai Malayang Kota Manado.(OL-5)

BERITA TERKAIT