07 April 2021, 22:12 WIB

Mendag Jamin Pasokan Pangan Selama Ramadan


Fetry Wuryasti | Ekonomi

MENTERI Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan, harga barang kebutuhan pokok (bapok) stabil dan pasokannya cukup untuk ramadan dan Idul Fitri tahun ini. Selain itu, harga bapok saat ini juga terpantau stabil. Dia katakan harga cenderung menurun.

"Kami juga menjamin pasokan bapok tersedia," kata Lutfi usai meninjau harga dan pasokan bapok di Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Kramat Jati, Jakarta, Rabu (7/4).

Peninjauan ke Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Kramat Jati ini dilakukan menjelang bulan puasa untuk memastikan ketersediaan stok dan menjaga stabilitas harga dari hulu.

"Harga bawang stabil di kisaran Rp18.000 hingga Rp21.000/kg. Artinya selisih Rp1.000 saja di tingkat pengecer. Harga cabai rawit merah yang tadinya sempat menyentuh Rp100.000/kg, sekarang mendekati Rp70.000/kg. Kemungkinan harga cabai akan menurun lagi menjelang panen. Begitu pun dengan cabai merah besar dan cabai merah keriting," kata Lutfi.

Dari pantauan di Pasar Induk Kramat Jati, dibandingkan minggu lalu tercatat harga cabai merah keriting Rp33.000/kg (turun 10,81 persen), bawang merah Rp18.000/kg (turun 18,18 persen), bawang putih kating Rp21.000/kg. Tercatat harga bawang putih honan stabil di Rp18.000/kg.

Di Pasar Kramat Jati tercatat harga sejumlah komoditas tidak mengalami kenaikan dibanding minggu lalu. Komoditas tersebut yaitu beras medium Rp10.500/kg, gula pasir Rp13.000/kg, tepung terigu Rp7.000/kg, daging sapi Rp130.000/kg, bawang merah Rp35.000/kg, dan bawang putih Rp30.000/kg.

Adapun harga komoditas yang terpantau turun dibandingkan minggu lalu yaitu minyak goreng curah Rp15.000/liter, telur ayam ras Rp22.000/kg, serta cabe merah keriting Rp50.000/kg.

Sementara itu, harga beras premium tercatat sebesar Rp13.300/kg dan daging ayam ras Rp35.000/kg. Menurut Lutfi, saat ini Pemerintah sedang mencari alternatif menyimpan lebih lama komoditas seperti cabai dan bawang.

Selain itu, pemerintah juga mengusahakan agar pola tanam untuk komoditas tertentu dapat dipisahkan agar harga tidak jatuh saat panen.

“Kemendag bersama Pasar Jaya sedang mencari alternatif agar bapok dapat disimpan lebih lama. Jadi,harga pasokan dapat kita jaga bersama,” kata Lutfi.

Dia memastikan, Kemendag akan terus mengawal ketersediaan harga bapok dan stabilitas harga agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT