07 April 2021, 20:20 WIB

Pemerintah Temukan 27 Juta Orang Tetap Ingin Mudik meski Dilarang


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

MENTERI Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan, meski ada larangan mudik Lebaran di tahun ini, animo masyarakat yang ingin pulang kampung tetap besar. Hal itu dikatakan berasal dari hasil survei yang dilakukan pihaknya.

Pihaknya tidak menyebutkan secara detail jumlah responden yang ambil. Budi menyampaikan, dari survei itu diketahui 11% orang akan pergi saat ada larangan dan 33% atau berjumlah 81 juta akan mudik saat tidak ada larangan mudik.

"Kami melakukan suatu survei terhadap satu jumlah responden yang banyak. Apabila tidak ada larangan mudik, 33% orang masih mudik. Tapi, kalau ada larangan mudik, yang ingin mudik 11% dengan angka 27 juta," ujar Menhub dalam jumpa pers secara virtual, Rabu (7/4).

Dia menambahkan, tujuan mudik warga dari Jabodetabek ialah ke Jawa Tengah dengan 37% atau sekitar 12 juta responden. Ini diikuti Jawa Barat dengan 23% atau sebanyak 6 juta dan Jawa Timur.

Menhub mengaku akan memitigasi arus transportasi selama pelarangan mudik dari 6 hingga 17 Mei. Hal itu menindaklanjuti putusan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy terkait larangan mudik. "Kami menunggu arahan Satgas dan akan ditindaklanjuti dalam PM (peraturan menteri)," kata Budi.

 
Berkaitan di jalur darat, Kemenhub akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian dengan menyekat lebih dari 300 lokasi. Budi menuturkan, pergerakan baik di jalur darat, laut, dan udara bakal terus dipantau.

"Kami berkoordinasi dengan polisi dan Kakorlantas bahwa secara tegas melarang mudik. Kami menyarankan agar Bapak dan Ibu tidak perlu meneruskan mudik dan tinggal di rumah," pungkas Menhub. (OL-14)

BERITA TERKAIT