06 April 2021, 23:15 WIB

Pemkab Gresik Bantu Petani Pasok Produk ke Pasar Modern


Mediaindonesia.com | Ekonomi

Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur mulai memasukkan sejumlah produk pertanian dari wilayah setempat ke sejumlah pasar modern, tujuannya memperluas pasar dari produk lokal.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Selasa (6/4) di Gresik mengatakan, sebelum memasukkan produk lokal itu, pemkab telah menandatangani MoU dengan salah satu supermarket yang punya banyak gerai di Gresik.

Kerja sama itu, kata Bu Min, panggilan akrab Aminatun Habibah dilakukan setelah melihat produk pertanian Gresik yang bermutu, kemudian menggagas agar bisa dipasarkan di beberapa supermarket di Gresik.

Selain itu, Pemkab Gresik juga akan membuka Pasar Mitra Tani/Toko Tani Gresik Centre, tepatnya di Jalan Dokter Wahidin Sudirohusodo tepatnya di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kebomas di depan kantor KPU Gresik.

Pasar Mitra Tani itu, untuk memberikan kesempatan yang luas berbagai macam hasil produksi petani Gresik. "Kami mendorong produk pertanian di Gresik, seperti beras, sayur mayur serta beberapa produk makanan dan minuman yang berbasis hasil pertanian Gresik dipasarkan lebih luas, dengan harga yang sangat murah serta kualitas yang baik," katanya.

Ia menyebut, seperti beras type IR 64 dengan kualitas medium non poles yang dijual dengan harga Rp43 ribu dalam kemasan 5 kilogram.

Alasan Bu Min mempromosikan produk beras petani ini karena dia ingin agar petani Gresik bisa menikmati hasil produksinya dengan harga seuai harga pasar.

“Memang program ini selain melaksanakan program nawa karsa Bupati Gresik yaitu Gresik agropolitan, juga bertujuan untuk stabilitas harga pangan dengan mengurangi disparitas harga”. Kata Bu Min.

Selain itu, upaya ini untuk memperpendek distribusi, yang mulanya melalui 6 sampai 7 titik distribusi, namun dengan program ini bisa menjadi hanya 2 sampai 3 titik distribusi.

"Hal ini selain menguntungkan masyarakat, petani juga untung karena produksinya bisa dijual sesuai harga pasar," katanya.

Kepala Dinas Pertanian Gresik, Eko Anandito Putro berharap, upaya ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di Kabupaten Gresik.

"Kami mengikutkan para petani program Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat yang tersebar di delapan Kecamatan di Gresik. Semoga upaya ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani," katanya. (Ant/OL-12)

BERITA TERKAIT