06 April 2021, 18:15 WIB

Bank BJB Bagikan Deviden Rp1,69 Triliun


Bayu Anggoro | Ekonomi

 

BANK BJB membagikan deviden sebesar Rp1,69 triliun kepada para pemegang saham. Dari jumlah tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemilik saham mayoritas menerima Rp950 miliar.

Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai menggelar
rapat umum pemegang saham (RUPS) di Bandung, Selasa (6/4). Acara ini
dihadiri 33 kepala daerah di Jawa Barat, yang juga menjadi bagian dari pemegang saham.

"Laba bersih, dikembalikan ke kami 950 miliar. Ini perusahaan sehat,
sehingga keuntungannya masuk ke kas APBD untuk dikembalikan ke rakyat," katanya.

Emil mengapresiasi capaian BUMD-nya tersebut. Terlebih, hal ini
diperoleh saat pandemi virus korona yang mengakibatkan terpuruknya
berbagai sektor usaha.

"Ini capaian luar biasa. Pertumbuhan melebihi bank-bank besar lain di
Indonesia," katanya.

Capaian ini menjadikannya lebih percaya diri dengan kinerja Bank BJB.
Karena itu, ia menilai, BJb sudah sangat layak memperluas
usahanya dengan membuka cabang di provinsi lain.

"Dengan keberhasilan ini, kami meminta 2021 Bank BJB ekspansi ke seluruh Indonesia," katanya.

Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi menyambut baik hal ini. "Kami dukung. Saat ini kami berada di 14 provinsi, dari Medan sampai Makassar," katanya.

Menurut dia, sejumlah kepala daerah di provinsi lain pun berharap Bank
BJB bisa hadir di wilayah mereka. Untuk itu, bukan tidak mungkin pihaknya akan memulai ekspansi di tahun ini.

"Mugkin tahun ini ada 2-3 cabang baru. Di NTB, Babel, dan daerah
lainnya," kata dia.

Dalam memilih daerah baru, Yuddy mengaku memiliki sejumlah pertimbangan, terutama menyangkut potensi ekonomi dan banyaknya warga Jawa Barat yang tinggal di provinsi terkait. "Daerah yang jadi concern kami, yang lumbung finansial dibiayai," katanya.

Sementara itu, dalam RUPS inipun diumumkan susuna komisaris dan direksi
baru. Terdapat beberapa pergantian seperti pada komisaris independen dan direksi kepatuhan.

Dengan ditutupnya RUPS ini maka susunan anggota dewan komisaris dan
direksi bank bjb adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama Independen : Farid Rahman
Komisaris : Muhadi
Komisaris : Dedi Taufik*
Komisaris Independen : Fahlino F. Sjuib
Komisaris Inependen : Tubagus Raditya Indrajaya*


Direksi

Direktur Utama : Yuddy Renaldi
Direktur Konsumer dan Ritel : Suartini
Direktur Komersial dan UMKM : Nancy Adistyasari
Direktur Operasional : Tedi Setiawan
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko : Nia Kania
Direktur Kepatuhan : Cecep Trisna*
Direktur Information Technology, Treasury & International Banking : Rio
Lanasier

*terhitung sejak ditutupnya rapat ini dan berlaku efektif setelah
mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas Penilaian
Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) dan memenuhi ketentuan
peraturan perundang-undangan yang berlaku. (N-2)

BERITA TERKAIT