05 April 2021, 23:24 WIB

Sandiaga Uno Prediksi Wisata Perkotaan Ramai Saat Lebaran


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memprediksi kunjungan masyarakat ke destinasi wisata dekat perkotaan akan melonjak dalam libur Lebaran yang jatuh Mei.

Hal ini, ungkapnya, mengingat adanya pelarangan mudik Idul Fitri di tahun ini. Sehingga, masyarakat diperkirakan akan mengincara tempat rekreasi yang tak jauh dari tempat tinggalnya.

"Kami memprediksi destinasi wisata dekat perkotaan atau pusat pertumbuhan akan mengalami peningkatan kunjungan. Walaupun ditiadakan mudik, berarti destinasi wisata yang dekat perkotaan harus bersiap-siap," kata Sandiaga dalam konferensi pers secara virtual, Senin (5/4).

Sandiaga menegaskan, tempat-tempat wisata diperbolehkan buka selama pelarangan mudik tahun ini, yakni dari 6 hingga 17 Mei. Keputusan ini pun sudah direstui oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy

Dia juga menaksir, destinasi sepeti Taman Margasatwa Ragunan atau Taman Impian Jaya Ancol di Jakarta menjadi tempat yang diincar warga saat libur lebaran nanti.

Menparekraf meminta agar pengelola tempat wisata untuk tetap perhatikan protokol kesehatan dalam menerima kunjungan masyarakat.

"Tempat destinasi wisata harus bersiap, jangan sampai lengah dengan protokol kesehatan. Aparat setempat juga agar perhatikan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin," ucap Sandiaga.

Terkait alasan pihaknya memberikan izin pembukaan objek wisata lokal, Muhadjir Effendy beralasan konsep skema larangan mudik lebaran yang diterapkan pada tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

Kebijakan larangan mudik tahun lalu katanya menerapkan skema pembatasan sosial berskala besar (PSBB), sedangkan kebijakan larangan mudik lebaran tahun ini merujuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro.

"Karena itu saya sangat mendukung Kemenparekraf yang akan tetap mendukung atau menggairahkan staycation, jadi wisata-wisata yang terbatas di daerah itu tetap dibolehkan, tidak dilarang," tutur Muhadjir dalam keterangan beberapa waktu lalu. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT