05 April 2021, 12:15 WIB

Yuk Intip Progres Pembangunan PLTA Jatigede


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengungkapkan, progres pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede 2x25 Mega Watt (MW) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mencapai 85%.

Nilai investasi pembangkit ini dilaporkan mencapai US$85 juta dan Rp 735 miliar dengan sumber dana yang berasal dari Anggaran PLN (APLN) dan Export Credit Agency (ECA). Sedangkan untuk pekerjaan utama PLTA Jatigede, PLN telah menunjuk kontraktor pelaksana yaitu Konsorsium Sinohydro - PT PP (Persero) dan PLN Enjiniring sebagai konsultan.

"Proyek PLTA saat ini sudah mencapai 85%, meski ada beberapa tantangan tersendiri namun kami yakin kolaborasi yang baik proyek ini akan dapat kami selesaikan di tahun 2021 ini," ungkap Direktur Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT) PLN, M. Ikhsan Asaad dalam keterangan yang dikutip Senin (5/4).

Ikhsan menyampaikan, progres pembangunan PLTA Jatigede efektif mulai sejak 2015 lalu dan saat ini dianggap telah menunjukkan progres signifikan. PLTA tersebut bakal dimanfaatkan untuk mendukung sistem kelistrikan interkoneksi Jawa-Bali. 

Pihaknya menyebut, dengan kapasitas total 110 MW PLTA Jatigede memiliki potensi target produksi listrik tahunan sebesar 462.6 Giga Watt Hour (GWH) dengan peak hour 157.4 GWH dan off peak hour 305.2 GWH.

Adapun diungkapkan Ikhsan progress pengerjaan meliputi pembangunan gedung pembangkit (power house) dengan tipe semi-underground, saluran pembawa air (water ways), tangki pandatar air (surge tank), pipa pesat (penstock), saluran buang (tailrace).

Lalu, bangunan transmisi (transformer yard, switchyard), jaringan transmisi (transmission line) dan peralatan electromechanical (turbin, generator, control unit) serta bangunan penunjang lainnya.

Di antaranya PLTA Upper Cisokan Pumped Storage 4 x260 MW yang terletak di perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Serta, PLTP Tangkuban Perahu 3 x 20 MW yang terletak di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Sehingga, total pembangkit listrik green energy di Jawa Barat yang akan dibangun oleh PLN adalah sebesar 1210 MW (sumber data RUPTL PT PLN (Persero) Tahun 2019-2028).

"PLN mendukung pencapaian target program energi terbarukan 23% pada 2025. Selain PLTA Jatigede, kami akan terus menggenjot penyelesaian program-program EBT lainnya di Jawa Barat," pungkas Ikhsan. (E-1)

BERITA TERKAIT