25 March 2021, 14:38 WIB

Literasi Keuangan Masyarakat harus Terus Ditingkatkan


Heryadi | Ekonomi

LITERASI keuangan di masyarakat Indonesia secara keseluruhan masih harus terus ditingkatkan. Masyarakat Indonesia membutuhkan literasi keuangan agar mereka bisa merencanakan keuangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan.

"Untuk itu, masyarakat perlu terus diberikan pengetahuan yang mencukupi mengenai berbagai hal yang terkait dengan masalah keuangan, termasuk pengenalan mengenai lembaga jasa keuangan, apa saja produk dan jasa keuangan, fitur-fitur yang melekat pada produk dan jasa keuangan, manfaat dan risiko dari produk dan jasa keuangan,” kata Perencana Keuangan Senior Aidil Akbar Madjid dalam acara webinar ‘Ngopi Bareng Bang Amar’ yang digelar Tunaiku-Amar Bank, Sabtu (20/3).

Lebih lanjut Aidil Akbar menjelaskan dengan semakin bertambahnya tingkat literasi keuangan masyarakat, diharapkan masyarakat dapat membuat keputusan keuangan dengan lebih baik sehingga perencanaan keuangan keluarga atau pribadi maupun usaha menjadi lebih optimal. Bagi industri jasa keuangan, meningkatnya literasi keuangan masyarakat, potensi transaksi keuangan diharapkan semakin tinggi sehingga mendorong para pelaku industri jasa keuangan menciptakan produk dan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Ngopi Bareng Bang Amar” merupakan salah satu inisiatif edukasi yang dilakukan Amar Bank, sebagai perusahaan teknologi dengan lisensi perbankan dan bank digital murni pertama yang fokus pada pengembangan digital-only bank di Indonesia, untuk terus meningkatkan literasi keuangan di Indonesia.

Program edukasi yang juga bagian dari Tanggung Jawab Sosial atau CSR perusahaan ini merupakan forum untuk berbagi pengetahuan dan wawasan tentang berbagai topik yang relevan dengan literasi keuangan kepada komunitas ataupun para pengusaha usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kali ini, Amar Bank menggandeng tiga komunitas untuk mengedukasi lebih dari 200 orang yang tergabung dalam PKK Kota Administrasi Jakarta Barat, Ikatan Kartini Profesional Indonesia (IKAPRI) dan Indonesian Social Blogpreneur (ISB), tentang cara bijak merencanakan keuangan, baik itu untuk keuangan keluarga maupun untuk menjalankan usaha.

“Amar Bank hadir untuk memberikan berbagai solusi layanan keuangan yang dibutuhkan masyarakat dalam mengatasi permasalahan keuangan,"
Coordinator Referral  Program Tunaiku - Amar Bank, Ghaida Nuris Tsara dalam keterangan resmi kemarin.

Untuk itu, kata dia, selain terus berinovasi dalam meningkatkan layanan perbankan digital yang cerdas (intelligent) serta memperkenalkan produk dan layanan baru yang menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia sehingga dapat membantu mengubah hidup mereka menjadi lebih baik, Amar Bank juga terus mendorong agar masyarakat agar melek keuangan melalui berbagai kegiatan edukatif tentang literasi keuangan sehingga komitmen kami tersebut dapat terwujud.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Barat, Lisniawati,  menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh Amar Bank dalam mengedukasi komunitas, khususnya para perempuan untuk dapat bijak merencanakan keuangan baik itu untuk pribadi, keluarga atau usaha.

“Program edukasi seperti yang dilakukan oleh Amar Bank ini sangat membantu para anggota kami dalam hal merencanakan dan mengelola keuangan agar lebih baik lagi," ujarnya. (E-3)

 

BERITA TERKAIT