23 March 2021, 03:30 WIB

LAZ BMU dan BSI Dorong Program Inkubasi Wirausaha Syariah


Dero Iqbal Mahendra | Ekonomi

LEMBAGA Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra Umat (LAZ BSMU) bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) telah mengadakan kegiatan Islamic Sociopreuner Development Program (ISDP) Contest pada Kamis, (18/3) yang lalu. 

Kegiatan itu merupakan rangkaian dari Road to Graduation ISDP 2021 bagi para mahasiswa terpilih binaan ISDP sebagai bagian dari program inkubator bisnis. Acara yang dilaksanakan secara hybrid ini menghadirkan 8 mahasiswa terpilih dari berbagai daerah yang beradu konsep serta pola bisnis yang telah mereka terapkan pada usahanya masing-masing. 

Direktur Eksekutif LAZ BSMU Rizqi Okto Priansyah mengatakan, para penerima beasiswa ISDP dibina dari awal untuk menjadi wirausaha muda yang berdaya guna bagi masyarakat. Menurutnya, program ISDP ini perlu kolaborasi dari berbagai pihak, agar dapat saling membantu awardee ISDP dalam meningkatkan bisnisnya. 

Corporate Secretary Bank Syariah Indonesia Rosalina Dewi mengatakan, pihaknya menyambut baik sinergi program ISDP yang telah didukung oleh berbagai pihak.

“Hal ini merupakan langkah Bank Syariah Indonesia untuk memberikan kemaslahatan yang seluas-luasnya bagi umat, melalui sosok sociopreneur milenial yang berakhlak mulia, berjiwa wirausaha dan dapat mencetak lapangan kerja bagi masyarakat. Kami berharap seluruh pihak dapat bersinergi mengembangkan ekonomi umat melalui instrument ZISWAF,” kata Rosalina.

Untuk menguji para wirausaha muda ini, ISDP menghadirkan pula para juri yang sangat berkompeten di bidangnya masing-masing, di antaranya Pimpinan Redaksi Republika Irfan Junaedi, Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Putu Rahwidhiyasa, Asisten Deputi Pengembangan Ekosistem Bisnis, Kementerian Koperasi dan UMKM Dewi Syarlen dan Founder of Indonesia Startup Center Muhaimin Iqbal. 

Baca juga : Pemuda Target Prioritas Dorong Inklusi Keuangan Syariah

Dalam presentasinya para finalis menyampaikan perkembangan dan dampak positif dari bisnisnya masing-masing. Dalam acara ini dipilih 3 finalis terbaik yang akan masuk ke acara puncak ISDP Graduation pada tanggal 25 Maret 2021, yaitu Koes Hendra bersama Beny Akbar dengan brand Sugeng Jaya Farm, Latifriansyah Usman Ali dengan brand Kedai Kiwae dan Bintang Wijaya dengan brand Bikin Bareng Creative. 

“Semua finalis sudah sangat bagus ide kreatifnya, bisa menjadi contoh bagi wirausaha muda lainnya. Harapannya semoga BSI dan Laznas BSMU dapat memperluas cakupan peserta dan time frame pelaksaan beasiswa ISDP, sehingga manfaatnya bisa lebih luas,” ungkap Muhaimin Iqbal.

Dewi Syarlen juga sangat apresiasi dengan kegiatan ini, ia merasa program ISDP ini harus menjadi contoh untuk tempat yang lain untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja. 

ISDP merupakan program beasiswa inkubator bisnis yang menyiapkan mahasiswa menjadi sociopreneur muslim yang memiliki kemampuan, memiliki kepedulian sosial, dan berdaya guna di masyarakat. 

Dari program ISDP ini sudah berhasil membentuk wirausaha muda yang selain sukses dalam bisnisnya, namun juga mampu membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitarnya. Acara ISDP Contest & Graduation 2021 ini bertujuan untuk melahirkan para sociopreuner yang dapat menginspirasi masyarakat Indonesia. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT