12 March 2021, 14:36 WIB

Grab akan Melantai di Wall Street dengan Valuasi Rp576 T


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

GRAB Holdings dilaporkan sedang dalam pembicaraan untuk go public atau melantai di bursa saham Wall Street. Rencanan Initial Public Offering/IPO ini melalui mekanisme merger dengan Special Purposes Acquisition Company (SPAC) di bursa saham Amerika Serikat (AS).

Wall Street Journal (WSJ) menyebut, perusahaan layanan on demand yang berkantor di Singapura itu membahas kesepakatan dengan perusahaan akuisisi bertujuan khusus yang berafiliasi dengan Altimeter Capital Management LP. Adapun, nilai valuasi mencapai US$40 miliar atau sekitar Rp576 triliun, menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, Jumat (12/3).

Grab sendiri diperkirakan akan mengumpulkan antara US$3 miliar dan US$ 4 miliar dari investor swasta, menurut laporan itu.

Perusahaan modal ventura yang berbasis di Silicon Valley, Altimeter, yang disebut mendukung rencana tersebut, yakni Altimeter Growth Corp dan Altimeter Growth Corp 2. Namun, Laporan WSJ tidak merinci mana dari dua SPAC yang sedang dalam pembicaraan Grab.

Baca juga: Presiden Minta Institusi Tua Harus Berguru kepada Start-up

Perusahaan akuisisi bertujuan khusus atau SPAC adalah perusahaan cangkang yang mengumpulkan dana melalui penawaran umum perdana untuk membuat perusahaan swasta menjadi publik.

Kesepakatan besar SPAC lainnya baru-baru ini termasuk merger UMW Holdings senilai US$ 16 miliar dengan perusahaan cek kosong yang didukung oleh miliarder Alec Gores, dan kesepakatan US$ 24 miliar yang dibuat oleh pembuat kendaraan listrik mewah Lucid Motors.

Saat dikonfirmasi Media Indonesia, Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata belum merespon soal kabar tersebut. (WSJ/CNA/OL-4)

BERITA TERKAIT