12 March 2021, 11:00 WIB

Fase 1 LRT Jabodetabek Beroperasi Juli 2022


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

KOMISARIS Utama PT Kereta Api Indonesia Said Aqil Siradj menuturkan, proyek light rail transit (LRT) Jabodetabek akan rampung pada pertengahan tahun depan. Hal itu disampaikan dirinya saat meninjau progres pengerjaan LRT Jabodebek di Stasiun LRT Harjamukti, Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (10/3).

"Alhamdulillah, sampai saat ini saya tidak melihat ada kekurangan pada pengerjaan LRT Jabodebek ini. Semua berjalan dengan baik. Saya mengharapkan proyek ini dapat dioperasikan tepat waktu di Juli 2022,” ujar Said Aqil dalam keterangan yang diterima wartawan, Jumat (12/3).

Dia meyakini bahwa hadirnya proyek LRT Jabodebek akan punya dampak yang signifikan bagi masyarakat. Contohnya, LRT mengurangi kemacetan lalu lintas dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Kami terus bekerja keras agar seluruh proyek yang sedang berlangsung termasuk LRT Jabodebek selesai pada target yang telah ditentukan," kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan, proyek LRT Jabodebek merupakan proyek strategis nasional yang menjadi salah satu tugas penyelesaian kepada KAI. Ia melanjutkan LRT Jabodebek merupakan proyek kerja sama sinergi BUMN yang dikoordinasikan oleh Satker LRT Jabodebek di Kementerian Perhubungan.

"Garapannya proyek ini dapat selesai dengan tepat waktu dan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang ada di Jabodebek untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan kualitas hidup dengan transportasi massal yang lebih baik dari waktu ke waktu," ucap Didiek.

Dijelaskan, per 5 Maret 2021, progres pembangunan fase 1 LRT Jabodebek telah mencapai 83,37% dengan rincian Lintas Pelayanan I Cawang-Cibubur sebesar 93,67%, Lintas Pelayanan II Cawang-Kuningan-Dukuh Atas sebesar 82,44%, serta Lintas Pelayanan III Cawang-Bekasi Timur sebesar 76,94%.

Fase 1 LRT Jabodebek ditargetkan beroperasi pada Juli 2022 dengan 18 stasiun pemberhentian. Adapun pengoperasiannya akan dilakukan secara otomatis tanpa masinis dengan sistem persinyalan atau CBTC grade of automation level 3.

Saat ini, KAI mengaku masih melakukan uji coba dinamis dengan menjalankan kereta LRT di jalurnya. Adapun sebagian kereta dikatakan yang telah lulus uji selanjutnya dilakukan pengujian komunikasi dengan sistem persinyalan. (OL-14)

BERITA TERKAIT