08 March 2021, 15:30 WIB

Luhut : Ekonomi Digital RI Tumbuh 2 Digit, Kalahkan Malaysia


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia tumbuh dua digit, mengalahkan beberapa negara dunia lainnya, seperti Malaysia dan Singapura.

Dia menyebut, secara keseluruhan ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara mencatatkan Gross Merchandise Value sebesar 5 persen, atau senilai US$105 miliar atau sekitar Rp1.507 triliun.

"Khusus Indonesia, ekonomi digital masih dapat berkembang dua digit diatas Malaysia, Singapura. Tapi, kalah dengan Vietnam yang 16%," kata Luhut dalam akun Youtube Bukalapak, Senin (8/3).

Pada November 2020 lalu, berdasarkan laporan e-Conomy SEA dari Google, Temasek, dan Bain & Company, total nilai ekonomi digital Indonesi diperkirakan mencapai US$ 44 miliar, atau sekitar Rp 631 triliun pada 2020. Tumbuh 11% dibandingkan 2019 dengan nilai US$ 40 miliar.

Selain itu, Luhut juga menerangkan, value atau nilai ekosistem perusahaan rintisan atau start up di Indonesia didapuk menjadi terbaik di dunia.

Baca juga: Akhirnya, RI Bisa Ekspor Minyak Kelapa Sawit ke Swiss

Hal ini berdasarkan riset dari Organisasi Startup Genome melalui laporan tahunan Global Startup Ecosystem Report (GSER) 2020, menobatkan Indonesia menjadi negara dengan ekosistem stratup terbaik di global berdasarkan nilai ecosystem value.

"Berdasarkan Global Startup Ecosystem Report (GSER) 2020, Indonesia menempati posisi pertama berdasarkan nilai ekosistem sebesar US$26,3 miliar dolar, nilai pendanaan awal capai US$849,5 juta," beber Luhut.

Luhut juga menyebut, Indonesia menduduki peringkat 2 dalam Top 100 emerging startup ecosyatem dari laporan Global Startup Ecosystem Report 2020.

Menurutnya, pencapaian ini melalui kontribusi dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah yang menyediakan infrastruktur dan kebijakan untuk meningkatkan ekonomi digital serta dari pihak swasta.

"Semua koloborasi dan peran aktif pemerintah dengan akademisi, swasta, akan terus di dorong demi sektor ekonomi digital. Investasi digital tidak hanya mendorong kemajuan ekonomi digital namun juga kunci memulihkan perekonomian nasional," pungkas Luhut. (OL-4)

BERITA TERKAIT