04 March 2021, 09:20 WIB

Said Aqil Jadi Komut KAI, BUMN: Kami Perlu Tokoh Umat


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengangkat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj sebagai Komisaris Utama (Komut) merangkap Komisaris Independen PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga memberikan alasan penunjukkan tersebut. Menurutnya, BUMN memerlukan tokoh umat yang memiliki pengalaman bisnis.

"Kami memang butuh tokoh umat di KAI dan BUMN. Beliau sudah punya pengalaman yang banyak mengenai pengelolaan bisnis dan sebagai komisaris bukan sesuatu yang baru bagi beliau," ungkap Arya dalam rekaman audio yang diterima, Rabu (3/3) malam.

Arya mengklaim dengan segudang pengalaman tersebut, Said Aqil diyakini dapat menjalankan bisnis KAI kedepannya.

Diketahui, pengangkatan Said Aqil sebagai Komut KAI berdasarkan salinan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-64/MBU/03/2021. Ketum PBNU itu menggantikan posisi Jusman Syafii Djamal.

"Dengan pengalamannya, beliau paham bagaimana jalannya sebuah market perusahaan. Itu hal utama bagi kami bahwa beliau pernah punya pengalaman sebagai komisaris dan komut," kata Arya.

"Beliau bisa membangun nilai-nilai kebangsaan di BUMN karena beliau seorang ulama besar juga," ungkapnya.

Baca juga: Ketum PBNU Said Aqil Siradj Jadi Komisaris Utama KAI

Dalam keterangan pers, VP Public Relations KAI Joni Martinus mengungkapkan Kementerian BUMN memberhentikan dengan hormat Jusman Syafii Djamal sebagai Komisaris Utama merangkap sebagai Komisaris Independen KAI.

Lalu, memberhentikan Rahmat Hidayat sebagai Komisaris Independen KAI, dan Suhono Harso Supangkat sebagai Komisaris KAI serta mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Basuki Purwadi sebagai Komisaris KAI.

Sehingga susunan Dewan Komisaris KAI menjadi Said Aqil Siradj, Pungky Sumadi, Cris Kuntadi, Freddy Harris, Riza Primadi, Rochadi, Diah Natalisa, dan Chairul Anwar.

“Kami mengucapkan selamat kepada Said Aqil Siradj, Riza Primadi, Rochadi, Diah Natalisa, dan Chairul Anwar. Semoga dapat membawa kemajuan bagi perkeretaapian Indonesia,” ujar Joni, Rabu (3/3).(OL-5)

BERITA TERKAIT