25 February 2021, 18:12 WIB

Penghargaan untuk Pemimpin Bisnis di Era Disrupsi Ganda


Mediaindonesia.com | Ekonomi

PANDEMI telah menimbulkan krisis multidimensi yang membawa perubahan sangat cepat di berbagai tata cara kehidupan dan bisnis. Siapa pun yang menjadi CEO pada era ini tak bisa mengelak dari ancaman hidup dan matinya perusahaan.

"Pada kondisi turbulensi dan gawat seperti itu, hanya CEO yang bisa membangun kepercayaan di kalangan karyawan untuk membawa perusahaan selamat," ujar Partner Dunamis Organization Services dan Head of Franklin Covey Indonesia Tommy Sudjarwadi dalam keterangan resminya, Kamis (25/2). Dengan mengantongi kepercayaan dari karyawan dan para stakeholders lain, seorang CEO--yang walaupun tak lepas dari pertaruhan--dapat membangun terobosan baru dan mengeksekusinya agar perusahaan selamat dari badai krisis.

Trust atau kepercayaan dalam konteks VUCA seperti ini jelas bukan semata persoalan skill dan kompetensi di bidang tertentu, tetapi juga tak lepas dari kematangan leadership seorang CEO. Hal tersebut ditemukan SWA bersama Dunamis Organization Services yang setiap tahun sekali melakukan survei untuk memilih CEO terbaik.

Survei tahun lalu--yang hasilnya diumumkan  awal 2021--punya makna yang berbeda. Ini karena survei dilakukan ketika Indonesia dan dunia tengah dilanda pandemi covid-19. Karenanya, imbuh Tommy, penentuan Best CEO 2020 dilakukan berdasarkan survei terhadap para karyawan perusahaan atas empat peran penting CEO yang terdiri dari Inspire Trust, Create Vision, Execute Strategy, dan Coach Potential.

Deskripsi singkat peran tersebut yaitu Inspire Trust bermakna menjadi teladan untuk  membangun rasa saling percaya antarkaryawan bahwa kebersamaan akan melahirkan kekuatan dan keunggulan dalam memajukan perusahaan. Create Vision bermakna menentukan sasaran bisnis yang jelas dan cerdas serta strategi yang dipilih untuk mempertahankan posisi di pasar maupun memperluas cakupan dan capaian perusahaan.

Execute Strategy bermakna membangun dan mengawasi konsistensi pelaksanaan strategi dengan melakukan monitoring, memecahkan masalah, serta membuka jalan yang memudahkan tercapainya strategi yang telah disusun bersama. Coach Potential bermakna memberi kesempatan dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi para talenta di perusahaan untuk memberikan kontribusi yang terbaik sesuai potensinya demi kemajuan perusahaan.

"Selain memiliki kemampuan dalam mentransformasi bisnis untuk mencapai kinerja bisnis, para Best CEO tahun ini juga menonjol dalam aspek caring leadership sebagai salah satu keunggulan mereka mempertahankan bisnis ditengah pandemi covid-19,” jelas Tommy.

Sebelum melakukan survei, SWA dan Dunamis telah membuat daftar para CEO yang akan diundang untuk mengikuti survei. "Persyaratannya, perusahaan yang dipimpinnya harus memiliki kinerja  bagus di era kepemimpinannya. Selain itu  punya komitmen kuat untuk menjalankan good corporate governance. Alhamdulillah, dari undangan yang dikirim, kami berhasil menjaring CEO dari perusahaan-perusahaan ternama yang bersedia disurvei. Mereka dari perusahaan BUMN, swasta nasional, multinational company," ujar Sujatmaka, Pemimpin Redaksi SWA.

Dari hasil survei tersebut diperoleh 13 nama yang masuk dalam daftar Best CEO 2020 versi Majalah SWA dan Dunamis Organization Services:

1. Rudolf Tjandra (CEO & Presiden Direktur  PT Sasa Inti)
2. Rustiyan Oen (CEO PT Mitra Keluarga Sehat, Tbk)
3. Elin Waty (Presiden Direktur  PT Sun Life Indonesia)
4. Batara Sianturi (CEO Citi Indonesia)
5. Christian Kartawijaya (CEO PT Indocement Tunggal Prakarsa)
6. Didik Purwanto (CEO PT Elnusa Trans Samudera)
7. Haryanto Adikoesoemo (Presiden Direktur PT AKR Corporindo Tbk)
8. Krisgianto Lilikwargawidjaja (CEO PT Daya Adicipta Mustika)
9. Kuswiyoto (Direktur Utama PT Pegadaian (Persero))
10. Tommy Wattimena(CEO PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk)
11. Umesh Phadke (CEO L’oreal Indonesia)
12. Harry Lukmito (CEO PT Sekar Bumi Tbk)
13. Kostaman Thoyib (CEO PT Bank Mega Tbk).

Penganugerahan Best CEO 2020 dilakukan secara virtual dan dirangkai dengan webinar yang mengangkat tema Leadership challenges in the double-disruption era pada Kamis (25/2). Webinar dibuka keynote speaker Founder Triputra Group TP Rachamat dengan topik Leadership Challenges in the Double-Disruption Era: Wisdom from the Senior. (RO/OL-14) 

BERITA TERKAIT