25 February 2021, 14:56 WIB

Perusahaan Harus Mampu Berkomunikasi Digital kepada Pasar


Mediaindonesia.com |

PERKEMBANGAN teknologi digital dalam beberapa tahun terakhir telah membawa perubahan besar dalam aktivitas public relations (PR). Perubahan itu dipicu oleh pergeseran media massa dari cetak ke digital yang membuat distribusinya semakin cepat.

Di sisi lain ada media sosial yang membuat saluran distribusi semakin pintas menjangkau masyarakat melalui beranda media sosial. Perubahan tersebut harus dicermati oleh perusahaan dan merek (brand) dalam melakukan aktivitas PR. Pola komunikasi konvensional seperti menciptakan citra positif melalui media offline memang tetap dilakukan.

Namun PR juga dituntut untuk dapat menguasai sarana media digital, mesin pencari, serta media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, Linkedin, dan Youtube. Saat ini media sosial tersebut semakin banyak digunakan masyarakat.

CEO Tras N Co Indonesia Tri Raharjo menyatakan digitalisasi saat ini benar-benar telah mengubah kebiasaan dan cara komunikasi. Daya jangkauan yang sangat luas dengan dukungan publikasi yang bisa dilakukan dalam sekejap telah dapat menjangkau jutaan konsumen.

"Organisasi dan perusahaan harus pintar dalam mengelola konsep komunikasi yang menarik dan bernilai bagi masyarakat dan konsumen. Hingga akhirnya, perusahaan  mampu meningkatkan engagement membangun kepercayaan konsumen terhadap produk dan perusahaan," jelas Tri.

Selanjutnya, untuk mengakomodasi perkembangan tersebut dan memberikan apresiasi terhadap merek yang berhasil melakukan digital PR dan membangun official store, perusahaan yang mendedikasikan pada penelitian dan perkembangan merek di Indonesia itu bekerja sama dengan Infobrand.id menyelenggarakan Indonesia Top Digital Public Relations (PR) Award 2021 dan Top Official Store Award 2021.

Top Digital Public Relations Award 2021 merupakan penghargaan yang didedikasikan khusus untuk perusahaan-perusahaan yang sukses dalam memanfaatkan digital public relations dalam berkomunikasi, menjalin engagement dengan masyarakat untuk menciptakan persepsi, citra positif, dan menjaga reputasi agar terjaga dengan baik. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan terpilih dengan menggunakan tiga parameter penilaian digital yakni digital media aspect, social engagement aspect, dan digital mention aspect.

Survei Digital PR Index dilakukan mulai November 2020-Januari 2021 dengan total merek tersurvei lebih dari 1.000 perusahaan di 150 kategori bisnis. Beberapa pemenang Top Digital PR Award 2021 antara lain Sasa (bumbu instan, bumbu penyedap, dan santan siap pakai), Blue Band (margarin), dan Richeese Nabati (wafer).

Di sisi lain, Tri menjelaskan dalam aktivitas penjualan saat ini dipengaruhi oleh pergeseran pasar dari offline ke online. Pandemi covid-19 telah mempercepat perubahan kebiasaan masyarakat dalam aktivitas belanja yang akhirnya semakin memperbesar pasar online.

Melihat perubahan tersebut, kehadiran produk dan merek di ranah digital seperti marketplace menjadi hal wajib. Tidak hanya sebagai kanal penjualan, marketplace dengan fitur yang ditawarkan seperti official store juga menjadi sarana yang tepat untuk meningkatkan awareness dan engagement masyarakat terhadap produk dan merek.

Kehadiran official store, menurut Tri, sebagai salah satu fitur yang disediakan marketplace secara nyata telah membawa dampak yang sangat positif terhadap eksistensi perusahaan atau merek dan bahkan berhasil menjadi kanal penjualan yang sangat efektif, khususnya ketika dunia masuk kepada kebiasaan baru (new normal) saat pandemi covid-19. "Keamanan, kenyamanan, dan kepraktisan menjadi beberapa faktor utama banyak konsumen beralih memilih berbelanja melalui saluran marketplace ataupun e-commerce," ujar Tri.
 
Top Official Store Award 2021 diberikan berdasarkan tiga parameter penilaian survei, yaitu store sales aspect, store reviews & rating aspect, dan store followers aspect. Ada lebih 5.000 official store yang lolos seleksi. Berdasarkan kinerja sejak Oktober-Desember 2020, sejumlah pemenangnya ialah Blue Band, iPangananDotCom, dan Mayonette. (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT