23 February 2021, 11:06 WIB

Minim Sentimen, IHSG Rawan Tertekan


Fetri Wuryasti | Ekonomi

SEMALAM bursa AS tutup variatif semalam. Indeks Dow Jones ditutup 31.521,69 (+0,09%), Nasdaq ditutup 13.533,05 (-2,46%), S&P 500 ditutup 3.876,5 (-0,77%). Investor AS masih cukup cemas dengan imbal hasil obligasi AS yield US Treasury tenor 10 tahun, yang terus meningkat akan dapat mengurangi daya tarik saham terhadap investor lainya.

Obligasi AS 10-year bond yield terus meningkat dari 1,09% pada 1 Feb 2021 mencapai 1,37% pada 22 Feb 2021. Kenaikan bond yield menjadikan pasar saham kurang atraktif.

Pemerintah Indonesia telah menghapus istilah Daftar Negatif Investasi dan menetapkan Daftar Positif Investasi. Bidang usaha yang dibuka sebanyak 1,700 dengan aturan dibawah Rp 10 miliar hanya untuk UMKM, sementara modal asing di atas Rp10 miliar.

baca juga: PPh Bunga Obligasi Turun jadi 10% 

"Hari ini indeks Nikkei libur memperingati Emperor’s Birthday, sementara pagi ini  Indeks Kospi dibuka dan diperdagangkan di zona negatif -0,9%. Minim sentimen, IHSG  diperkirakan rawan tertekan," kata Head of Equity Research Samuel Sekuritas Indonesia Suria Dharma, Selasa (23/2).

Sedangkan investor di Asia akan menanti data ekonomi dan laporan keuangan dari Tiongkok. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT