21 February 2021, 17:12 WIB

Hippi : Banjir bagi Pelaku Usaha Sudah Jatuh, Tertimpa Tangga Pula


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

KETUA Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi (Hippi) DKI Jakarta, Sarman Simanjorang menuturkan, bencana banjir yang terjadi di Ibu kota dan sekitar sejak Sabtu (20/2), akan menambah beban para pengusaha.

Menurutnya, hampir setahun mereka tertekan dan terpuruk akibat pandemi covid 19, serta ditambah kebijakan pengetatan wilayah.

"Kalau bicara kerugian memang agak sulit memprediksi karena kondisi yang tidak normal.Tapi, ibarat kata sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Semakin berat menghadapi tantangan ini," ujar Sarman dalam keterangan resminya, Minggu (21/2).

Pihaknya memprediksi, imbas banjir ini akan berdampak pada penurunan pendapatan para pedagang, pengusaha maupun pemilik tempat hiburan seperti restoran atau kafe.

Baca juga : Banyak Perusahaan Dikhawatirkan Tutup Permanen Imbas Banjir

"Saya sempat berkunjung ke salah satu mal pada Sabtu lalu di daerah Jakarta Selatan, info dari petugasnya pengunjung mal sangat sepi hannya sekitar 30-40%," kata Sarman.

Dia menilai, bukan saja berbagai sektor usaha yang terdampak, namun masyarakat pun mengalami kerugian material baik yang rumahnya terkena banjir dan yang terjebak di jalan tol.

"Datangnya banjir ini tentu membawa kerugian material, kerugian omzet dan kerugian waktu bagi pelaku usaha dan masyarakat," tambahnya.

Sarman meminta pemerintah, untuk segera mengambil langkah strategis dalam penanganan banjir di Ibu kota. Seperti perbaikan drainase, revitalisasi sungai dan waduk.

"Pelaku usaha sangat berharap agar masalah banjir ini dapat semakin dikendalikan sehingga tidak mengganggu berbagai aktivitas," pungkasnya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT