19 February 2021, 23:03 WIB

Renault Cetak Rekor Rugi 2020 akibat Covid-19


Mediaindonesia.com | Ekonomi

PRODUSEN mobil Prancis, Renault, membukukan rekor kerugian pada 2020 karena pandemi virus korona. Tampaknya hal tersebut akan membebani prospek tahun ini juga.

Renault mengatakan dalam suatu pernyataan bahwa mereka mencatat kerugian bersih 8,05 miliar euro (US$9,7 miliar atau Rp136 triliun) tahun lalu. Pada 2019, perusahaan masih meraih laba bersih sekitar 19 juta euro.

Renault mengatakan bahwa mitranya dari Jepang, Nissan, berkontribusi atas kerugian sebesar 4,9 miliar euro. Maklum, perusahaan memegang 43% saham Nissan.

Pendapatan setahun penuh turun 22% menjadi 43,5 miliar euro dan penjualan kendaraan merosot 21% menjadi 2,95 juta di seluruh dunia. Meskipun demikian, "Setelah semester pertama terkena dampak covid-19, grup ini secara signifikan mengubah kinerjanya di paruh kedua," kata pembuat mobil itu.

 

"Hasil untuk paruh kedua menandai langkah pertama dalam pemulihan grup," kata kepala eksekutif Luca de Meo. Tapi, pada 2021 akan sulit mengingat ketidaktahuan terkait krisis kesehatan serta kekurangan pasokan komponen elektronik.

De Meo tidak memberikan perkiraan spesifik untuk tahun ini. "Kami akan menghadapi tantangan ini secara kolektif, menjaga momentum menuju pemulihan yang telah kami lakukan dengan sukses sejak musim panas lalu," pungkasnya. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT