19 February 2021, 23:03 WIB

Temui Menkop dan UKM, Shopee Akui Jual Produk Lokal dan UMKM 97%


Mediaindonesia.com | Ekonomi

RIUH pembicaraan di linimasa Twitter tentang tagar #SellerAsingBunuhUMKM. Kabarnya ada salah satu seller yang berasal dari Tiongkok dengan nama Mr Hu menjual berbagai produk kebutuhan rumah tangga dengan harga yang murah. Hal tersebut dianggap akan menjatuhkan peluang usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) untuk kembali bangkit.

Terkait hal itu, Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki berdiskusi dengan Shopee. E-commerce yang berkantor pusat di Singapura dan telah melebarkan sayap ke berbagai negara tersebut menjelaskan bahwa produk pedagang lokal dan UMKM masih mendominasi penjualan di platformnya dengan angka sebesar 97%. Produk yang berasal dari luar negeri alias cross border hanya 3%.

Shopee Indonesia memastikan komitmennya untuk berdampingan dengan pemerintah dalam rangka mendukung UMKM dan mendorong produk lokal guna memajukan perekonomian Indonesia. Seluruh transaksi melalui cross border sudah dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku termasuk komponen pajak dan kepabeanan.

Head of Public Policy and Government Relations Shopee Indonesia Radityo Triatmojo memastikan harga yang diberikan tidak lebih murah dibandingkan dengan produk UMKM lokal. "Shopee berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan serta keberlangsungan bisnis para pelaku UMKM di Indonesia dengan memberikan sorotan khusus melalui inisiatif dan inovasi yang dihadirkan sejak awal Shopee berdiri," katanya dalam siaran pers, Jumat (19/2).

Shopee mendukung program pemerintah Indonesia dalam mentransformasi UMKM ke ranah digital dengan memberikan edukasi. Pihaknya, lanjut Radityo, telah menghadirkan rangkaian program edukasi dan pendampingan bersama dengan beberapa kementerian dan lembaga pemerintahan melalui Kampus Shopee serta memasarkan produk UMKM melalui kanal khusus produk lokal Kreasi Nusantara.

Selain program edukasi dan pendampingan guna mendukung dan menjaga keberlangsungan bisnis UMKM yang telah dicanangkan, salah satu program inovatif yang menjadi sorotan yaitu Program Ekspor Shopee Dari Lokal untuk Global yang telah diimplementasikan dari 2019 dan terus berkembang hingga sekarang. Program ekspor Shopee ini berhasil mencatat peningkatan transaksi harian hingga enam kali lipat dalam kurun waktu setengah tahun (Juni 2020-Januari 2021).

Kementerian Koperasi dan UKM terus mendorong transformasi UKM go global. "Untuk mendorong ekspor, Kementerian Koperasi dan UKM bersama-sama Kementerian Perdagangan dan berbagai asosiasi mencanangkan program 500.000 eksportir baru pada 2030," ujar Teten. (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT