19 February 2021, 10:51 WIB

IHSG masih Loyo meski Suku Bunga Acuan BI Turun


Fetry Wuryasti | Ekonomi

INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) perdagangan Jumat (19/2) dibuka terkoreksi atau -0,05% ke  level 6.196,9. IHSG diprediksi berusaha menguat ke level 6.215,44 (+0,24%).

Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 bps pada RDG BI, Kamis (18/2). Hal tersebut seiring dengan dukungan Bank Indonesia untuk menopang perekonomian melalui kebijakan moneter. Suku bunga 7DRRR saat ini menjadi 3,5%, suku bunga kredit menjadi 4,25%, dan suku bunga pinjaman menjadi 2,75%.

"Selain rupiah yang stabil dan inflasi rendah, kami cukup terkejut dengan penurunan Bank Indonesia secepat ini, karena kami melihat tidak akan cukup efektif hanya dengan menurunkan tingkat suku bunga," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Jumat (19/2).

Berdasarkan yang disampaikan kemarin, Bank Indonesia hanya berharap bahwa perbankan dapat menurunkan tingkat suku bunga dasar kredit. Pihaknya setuju dibutuhkan waktu lebih lama agar suku bunga dasar kredit mengalami penurunan. Pertanyaannya, lanjut dia, adakah tindakan nyata dari Bank Indonesia untuk menindaklanjuti dorongan bagi perbankan memangkas tingkat suku bunga kredit?

"IHSG pun tampak sama loyonya kemarin dan menjadi lebih mudah mengalami koreksi," kata Nico. Vitamin tambahan bagi IHSG mungkin akan datang dari data perekonomian Amerika dan Jepang pekan depan. (OL-14)

BERITA TERKAIT