05 February 2021, 16:35 WIB

Negosiasi Smelter Freeport-Tsingshan di Halmahera Rampung Maret


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

RENCANA pembangunan smelter tembaga atau copper antara PT Freeport bersama Tsingshan di Weda Bay, Halmahera, Maluku Utara sedang tahap negosiasi. Keputusan kerja sama kedua pihak tersebut akan rampung pada bulan depan.

"Rencana pembangunan smelter copper sedang berjalan. Negosiasinya akhir Maret bisa conclude (diputuskan)," kata Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Septian Hario Seto dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (5/4).

Menurutnya, dari segi pembiayaan, sebagian besar akan ditanggung pihak Tsingshan. Secara keseluruhan, nilai investasi itu mencapai US$2,5 miliar atau sekitar Rp35 triliun. Untuk kapasitas pengolahan sendiri akan mencapai 2,4 juta ton konsentrat tembaga.

"Tsingshan berani memberikan pembiayaan yang maksimal secara keseluruhan dari diskusi yang ada selama ini. Dari pihak Freeport hanya memberikan pendanaan sekitar 7,5% dari total projec cost," jelas Seto.

Pihaknya optimistis dengan dilakukan pembangunan pada kawasan industri tembaga tersebut, bakal meningkatkan perekonomian nasional. Kesepakatan proyek antara Tsingshan dan Freeport itu, dikatakan Seto, dapat mendorong investasi dari sisi hilirisasi tambang ke depan.

"Mereka akan membangun hilirisasi tembaganya. Kami ingin turunannya mereka bangun di sana, bukan hanya copper cathode saja. Makanya, ini sedang kami jajaki dan dinegosiasikan. Kalau ini win win solution dan baik untuk semua, kenapa enggak?" pungkas Seto. (OL-14)

BERITA TERKAIT