03 February 2021, 20:30 WIB

Maksimalkan Fitur Aplikasi Wealth Management


Mediaindonesia.com | Ekonomi

DI tengah pertumbuhan tren investasi dan proteksi, terlihat dari data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan pertumbuhan investor baru sepanjang 2020 yang mengalami peningkatan sebesar 28%. Angka tersebut juga kian diperkuat dengan data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang mencatat angka realisasi investasi sepanjang 2020 yang meningkat 1,1% dibandingkan 2019. Meski demikian, tidak sedikit masyarakat yang memandang investasi sebagai suatu hal yang membingungkan. Baik dari cara memulai, produk investasi apa yang sesuai dengan investor dan adanya persepsi bahwa investasi merupakan topik yang berat dan serius.

Melihat kondisi pertumbuhan investasi di Indonesia dan adanya persepsi tersebut di masyarakat, BCA sebagai bagian dari sistem keuangan nasional terus berinovasi menghadirkan produk dan layanan yang maksimal bagi nasabah. BCA menghadirkan fitur terbaru di WELMA (aplikasi mobile Wealth Management dari BCA yang digunakan untuk transaksi (jual-beli) produk investasi seperti Reksa Dana, obligasi dan edukasi asuransi) untuk menunjang kebutuhan masyarakat atas investasi.

Baca juga: Jasa Raharja Perkuat Aplikasi JRku untuk Layani Masyarakat

Mereka pun mengenalkan fitur terbaru dari WELMA melalui Virtual Press Conference. Acara ini dihadiri oleh Wakil Presiden Direktur BCA Suwignyo Budiman, Senior Executive Vice President Divisi Wealth Management BCA Christine Setyabudhi, Executive Vice President Divisi Wealth Management BCA Adrianus Wagimin, Ekonom & Peneliti INDEF Bhima Yudhistira dan CEO & Founder Ternak Uang Timothy Ronald pada Rabu (3/02).

“Perkembangan dan tren investasi yang kian hari kian bertumbuh, mendorong masyarakat Indonesia untuk mempelajari investasi. Kami pun tergerak untuk berinovasi dan mengembangkan aplikasi investasi dan proteksi berbasis digital. Kehadiran inovasi aplikasi WELMA diharapkan dapat menjadi solusi bagi nasabah yang ingin mengelola dana melalui investasi dan asuransi di mana pun berada," ujar Wakil Presiden Direktur BCA, Suwignyo Budiman dalam Virtual Press Conference, Rabu (3/2).  

Aplikasi WELMA dapat memfasilitasi nasabah dalam melakukan berbagai transaksi investasi seperti membeli atau menjual reksa dana, obligasi dan juga untuk learning product asuransi. Berbagai fitur yang ditawarkan oleh WELMA seperti Auto-Subscription yaitu pembelian berkala produk reksa dana, switching, redemption, informasi kinerja, portfolio dan masih banyak lagi. Untuk mendapatkan WELMA, nasabah dapat mengunduhnya melalui Google Play Store atau App Store.

BCA telah memperbaharui WELMA dengan menambahkan fitur pendaftaran Single Investor Identification (SID) Online guna memudahkan nasabah dalam melakukan pendaftaran nomor SID sebagai syarat melakukan transaksi investasi. Kehadiran SID Online ini membuat nasabah tidak perlu lagi datang ke kantor cabang BCA maupun menghubungi Halo BCA untuk mendaftar.

“Kehadiran fitur baru dari WELMA diharapkan mampu memfasilitasi seluruh nasabah dalam bertransaksi. BCA telah mencatatkan pertumbuhan pengguna aplikasi WELMA yang saat ini telah diunduh oleh lebih dari 84 ribu pengguna dan menghasilkan lebih dari 75 ribu transaksi. Angka ini menjadi bukti bahwa perkembangan bisnis wealth management kian berkembang pesat meskipun di tengah pandemi,” ujar Senior Executive Vice President Divisi Wealth Management BCA, Christine Setyabudhi.

Aplikasi WELMA telah mencatatkan nominal transaksi yang mencapai Rp6,7 triliun per Januari 2021. Transaksi yang mencatatkan nominal terbesar pada aplikasi ini adalah pembelian SBN Ritel dan frekuensi transaksi terbanyak adalah pada pembelian reksa dana.

“Cara investasi melalui aplikasi WELMA simpel dan praktis, sesuai dengan karakteristik masyarakat saat ini terutama bagi generasi millenial. Harapannya melalui kehadiran fitur WELMA juga dapat mendukung pemerintah dalam memupuk kebiasaan baik masyarakat, yaitu investasi,” ujar Christine. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT