03 February 2021, 21:00 WIB

Kemenhub: 11 Ahli Waris Korban Sriwijaya Sudah Dapat Ganti Rugi


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

MENTERI Perhubungan Budi Karya memastikan Sriwijaya Air sudah memberikan ganti rugi kepada 11 ahli waris korban kecelakaan pesawat SJ-182 sebesar Rp1,25 miliar per orang.

Langkah tersebut, ungkapnya, sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan nomor 77 tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara.

"Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian korban, Sriwijaya Air sudah dan akan memberikan kompensasi sebesar Rp1,25 miliar per penumpang berasal dari polis asuransi Sriwijaya Air," ungkap Budi dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI secara virtual, Jakarta, Rabu (3/2).

 

Budi menerangkan, berdasarkan laporan dari pihak asuransi per (1/2), ganti rugi yang diberikan itu merupakan 11 dari 47 korban yang belum mendapatkan kompensansi.

 

"Biasanya memang ini ada persoalan-persoalan ahli waris yang harus diselesaikan," jelasnya.

 

Menhub menambahkan, selain ganti rugi dari Sriwijaya Air, para ahli waris korban kecelakaan, juga akan mendapatkan mendapatkan biaya santunan sebesar Rp50 juta dari PT Jasa Raharja.

Pemberian dana itu berdasarkan Peraturan Kementerian Keuangan No. 15/PMK.010/2017.

Budi juga mengatakan, pihaknya berupaya melakukan bimbingan teknis tentang pelaksanaan gangguan teknis yang berulang pada pesawat udara.

"Kementerian Perhubungan masih dan akan terus melakukan pemeriksaan terhadap pengoperasian Boeing 737 300/400/500 di Indonesia," pungkasnya.

Hingga saat ini, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri, sudah mengidentifikasi 58 korban Sriwijaya Air dari 62 korban. Korban yang teridentifikasi itu terdiri dari 30 laki-laki dan 28 perempuan.

Pesawat Sriwijaya Air Boeing 735-500 classic series dengan kode penerbangan SJ-182 dengan rute Jakarta-Pontianak mengalami kecelakaan setelah sempat kehilangan kontak 9 Januari. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT