28 January 2021, 11:10 WIB

Lakukan Inovasi Layanan dengan e-Policy dan MiRecruit


Mediaindonesia.com | Ekonomi

INOVASI dan modernisasi memang sangat diperlukan untuk menghadapi kondisi pandemi covid-19 seperti saat ini. Hal itu penting bukan saja untuk bertahan, tetapi juga sekaligus demi menata masa depan.

Hal itu pula yang coba terus dilakukan Manulife Indonesia. Mereka komit untuk  memenuhi  kebutuhan nasabah maupun para tenaga pemasar dengan melakukan inovasi layanan berbasis teknologi yakni e-policy yang  diperuntukkan  kepada  nasabah  dan MiRecruit untuk  tenaga  pemasar. Diungkapkan Ryan Charland, Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia, berbagai inovasi  itu  dilakukan  untuk  terus memberikan  kemudahan  layanan  dan easy access baik  untuk  nasabah  maupun  tenaga pemasar agar semakin baik.

Baca juga: Bikin Bangga, Ini 50 Produk Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19

Berdasarkan  Survei  Manulife  Asia  Care  2020,  penggunaan  teknologi  digital  berskala besar selama pandemi terlihat di antara responden di seluruh Kawasan Asia, namun di Indonesia, penggunaan digital nampak lebih jelas lagi. Survei yang dilakukan atas 300 responden yang merupakan  nasabah  asuransi  di  Indonesia  mengatakan  bahwa  100%  responden  telah mengadopsi  kebiasaaan  gaya  hidup  baru  sejak  wabah  covid-19  melanda.  Mayoritas kebiasaan baru ini meliputi gaya hidup lebih sehat dan meningkatnya ketergantungan pada layanan online dan digital. Oleh karenanya e-policy hadir agar nasabah dapat dengan mudah mendapatkan informasi yang diperlukan terkait polis asuransi berdasarkan ketentuan polis, yang dapat diakses kapan saja di mana saja.

Sementara itu, hadirnya MiRecruit akan membantu para tenaga pemasar dalam mempercepat proses administrasi dan memantau seluruh proses tahapan rekrutmen. Selain mempermudah proses  rekrut,  proses  ini  pun  bermanfaat  untuk  efisiensi  penggunaan  kertas  dan  ramah lingkungan.   Para   tenaga   pemasar   tidak   perlu   mengirimkan   dokumen,   mereka   dapat melakukan  proses  submit  dokumen  yang  dibutuhkan  melalui  fitur  yang  tersedia  di  aplikasi MiRecruit.Tahapan proses perekrutan ini mempersingkat waktu dari yang semulamemakan waktu berkisar seminggu menjadi kurang lebih sekitar satu jam.

"Hingga saat ini, MiRecruit telah berkontribusi terhadap perekrutan sebesar 46% dari jumlah keseluruhan  jumlah  calon  agen  yang  mendaftar  melalui  aplikasi.  Para  agen  baru tersebut berkomitmen untuk melayani kebutuhan finansial di setiap tahap kebutuhan nasabah. Saat ini Manulife memiliki lebih dari 9.000 agen yang tersebar di seluruh wilayah Nusantara," ujar Charland.

Selain  melakukan inovasi  dengan  pemanfaatan  teknologi, mereka menghadapi pandemi dengan terus melakukan kewajibannya melakukan pembayaran klaim terkait covid-19 sebesar  Rp101  miliar  hingga  7  Januari lalu.  Sementara  itu,  Manulife  Indonesia  juga membayarkan klaim per November 2020 (data un-audited) sebesar Rp4,9 triliun atau setara dengan Rp13 miliar per hari atau Rp559juta per jam. "Komitmen kami terhadap perlindungan  covid-19  semakin  meningkat  dengan  memperluas  perlindungan  untuk  para nasabah  yangterdiagnosa  covid-19  dan  menjalankan  isolasi  mandiri  baik  di  rumah  sakit, fasilitas kesehatan non-rumah sakit maupun di rumah sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku," ujarnya. (RO/A-1)

 

BERITA TERKAIT