28 January 2021, 02:40 WIB

Pemerintah Didesak Beri Insentif Perusahaan yang Bantu Bencana


Siti Yona Hukmana | Ekonomi

PEMERINTAH dinilai perlu memberikan insentif untuk perusahaan swasta yang ingin membuat program sosial atau corporate social responsibility (CSR) terkait bencana alam atau nonalam. Dana tersebut akan meringankan beban sejumlah pihak yang bergerak dalam misi kemanusiaan.
 
"Ini juga perlu disampaikan ke eksekuitf (pemerintah), perlu ada juga insentif-insentif yang bisa mempermudah. Contohnya, peraturan dana CSR, tapi itu mungkin bisa jadi PR kita," ujar Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie) dalam forum Media Group News Summit 2021 secara virtual, kemarin.
 
Rerie menyebut Indonesia tidak terlepas dari bencana alam yang belakangan silih berganti terjadi. Termasuk, bencanan nonalam atau pandemi covid-19 yang masih dalam kondisi mengkhawatirkan.

"Bencana kedaruratan kesehatan seperti ini juga perlu dukungan memberikan stimulus," tutur dia.
 
Politikus NasDem itu mengatakan insentif akan membuat banyak pihak tergerak melakukan upaya penangan covid-19 atau membantu masyarakat di daerah bencana. "Sejak awal pandemi Parlemen meminta kepada pemerintah membuka ruang seluas-luasnya untuk berbagai macam pihak untuk berjuang langsung membantu meringankan," tutur dia.
 
MGN Summit: Indonesia 2021 merupakan sebuah hybrid event. Acara ini menggabungkan konsep off air dan online yang terbagi ke dalam beberapa sesi. Dalam setiap sesi, hadir beberapa pembicara dari perwakilan pemerintah, pengusaha, akademisi, dan para ahli.
 
Salah satu elemen penting dari MGN Summit ialah paparan hasil survei News Research Centre (NRC) Media Group News. Survei dilakukan secara nasional di 34 provinsi di Tanah Air. Survei akan menjadi pemantik dalam pembahasan di MGN Summit.
 
Empat hal yang disoroti dalam survei, yakni pemulihan ekonomi, kesehatan masyarakat, energi hijau, dan pariwisata. Di luar empat tema besar itu, MGN Summit juga akan membahas permasalahan terkini, terutama antisipasi dampak gelombang covid-19.(Medcom.id/OL-4)

BERITA TERKAIT