27 January 2021, 23:48 WIB

Tarif Tol BORR Naik Per 30 Januari, Ini Rinciannya


Insi Nanrtika Jelita | Ekonomi

TARIF Jalan Tol Bogor Ring Road (BORR) naik mulai 30 Januari 2021 pukul 00.00 WIB. Besaran kenaikan dari Rp4.000 hingga Rp8.000 

Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar Dedi Krisnariawan Sunoto menuturkan, penyesuaian tarif ini sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No.08/KPTS/M/2021 tentang Penyesuaian Tarif Pada Jalan Tol Bogor Ring Road. 

Adapun penyesuaian tarif BORR Segmen Sentul Selatan-Simpang Semplak ialah, untuk kendaraan Golongan I dipatok menjadi Rp14.000 dari sebelumnya Rp10.000. Lalu untuk Golongan II dan III naik Rp5.000 menjadi Rp21.000. Uuntuk Golongan IV dan V naik Rp8.000 menjadi Rp28.000.

Sedangkan, untuk tarif Tol Segmen Cibadak – Kayu Manis (Seksi 3.A Too BORR) ialah, Golongan I menjadi Rp5.000 ribu, Golongan II dan III sebesar Rp7.500, Golongan IV dan V menjadi Rp10.000.

"Jalan Tol BORR dengan panjang total sekitar 13,8 Km merupakan alternatif jalan yang menghubungkan Sentul Selatan-Salabenda," jelas Dedi dalam keterangan resminya, Rabu (27/1).

Baca juga : Ada Peluang Kerja Sama untuk para Penjahit

Dedi menyebut, penyesuaian tarif ini juga dilakukan bersamaan dengan Pengoperasian Seksi III A Jalan Tol BORR (Simpang Yasmin – Simpang Semplak).

Dengan beroperasinya Ruas BORR Seksi III A tersebut, Dedi mengatakan, terdapat penambahan jalan tol operasi sepanjang 3,8 Km, yang sebelumnya 7,5 Km menjadi 11,3 Km. 

Penambahan jalan tol operasi ini, lanjutnya, menjadi dasar pertimbangan adanya kenaikan tarif untuk Ruas BORR.

"Dengan mempertimbangkan jenis konstruksi Seksi IIIA Ruas Simpang Yasmin–Simpang Semplak yang memerlukan biaya konstruksi yang lebih tinggi, yang nilainya sekitar 4-5 kali lipat dari konstruksi at grade," jelas Dedi.

Pemberlakuan tarif baru Jalan Tol BORR ini, tambahnya, juga memperhitungkan inflasi 2,5 tahun yaitu dari Juni 2018-Desember 2020 sebesar 7,32%. (OL-7)

BERITA TERKAIT