27 January 2021, 15:53 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2020 Diperkirakan Minus 2,2%


Despian Nurhidayat | Ekonomi

PERTUMBUHAN ekonomi Indonesia pada 2020 diperkirakan mencapai minus 2,2% sampai 2,9%. Hal ini dikatakan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi global yang juga terkontraksi mencapai 3,5% sampai 4,4%.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan itu dalam Webinar Majelis Wali Amanat UI bertajuk Covid-19 dan Percepatan Pemulihan Ekonomi 2021: Harapan, Tantangan dan Strategi Kebijakan, Rabu (27/1). Meskipun demikian, Airlangga bersyukur bahwa saat ini Indonesia memiliki tingkat kesembuhan covid-19 yang cukup tinggi.

"Dari kesehatan, tingkat kesembuhan covid-19 di Indonesia mencapai 81% dan ini harus kita terus dorong. Tingkat fatality rate juga turun menjadi 2,9%," ungkapnya.

Airlangga mengakui saat ini tingkat penularan covid-19 sedang mengalami kenaikan. Hal ini merupakan imbas dari libur Nataru lalu.

Oleh sebab itu, pemerintah pun memberlakukan PPKM yang akan diperkirakan berlangsung selama satu bulan sesuai dengan pengalaman PSBB sebelumnya. "Kami lihat beberapa daerah Jawa dan Bali masih naik (penularan covid-19) sebagai dampak dari libur Nataru dan berdasarkan pengalaman akan flatern setelah diketatkan selama satu bulan. Tentu kita berharap 8 Februari 2021 beberapa aktivitas bisa dijalankan lebih baik dibandingkan sebelumnya dan kembali kedisplinan menjadi penting," pungkas Airlangga. (OL-14)

BERITA TERKAIT